
Erick Thohir puji permainan Timnas Indonesia U-23 dan ingatkan lawan sesungguhnya adalah Korea Selatan. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir masih belum menentukan pelatih Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025. Ia menyebut keputusan itu menunggu evaluasi dari Badan Tim Nasional (BTN) dan Alexander Zwiers, selaku Direktur Teknik PSSI.
Pelatih Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025 masih menjadi tanda tanya. Padahal, multi-event tingkat Asia Tenggara itu akan bergulir kurang lebih tiga bulan lagi.
Sesuai jadwal, SEA Games 2025 akan berlangsung pada 9-20 Desember mendatang. Pesta olahraga se-ASEAN itu digelar di Bangkok, Songkhla, dan Chonburi.
Erick mengatakan, pelatih untuk SEA Games 2025 masih dalam pembahasan. Tepatnya oleh BTN bersama dengan Direktur Teknik yang sudah terpilih, yakni Alexander Zwiers.
"Nanti technical director kan review. Kan stratanya sudah ada. Ya, jadi sudah ada technical director, sudah ada BTN. Nanti kita ini juga review sama-sama," kata Erick Thohir di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (9/9) malam.
SEA Games 2025 sendiri jadi agenda terdekat dan satu-satunya untuk Timnas Indonesia U-22/23 pada tahun ini. Pasalnya Garuda Muda telah dipastikan gagal berlaga di Piala Asia U-23 2026 setelah hanya jadi runner-up grup J kualifikasi pada 3-9 September mendatang.
Erick kemudian menjelaskan kalau hasil di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 jadi salah satu bagian dari evaluasi Timnas Indonesia U-23 ke depan.
"Tadi kan Technical director sudah ada stratanya. Jadi akan di-review kita lihat video bersama. Dan saya rasa ya kalah sama Korea 1-0, ya enggak bagus, tapi ya tim yang bagus Korea," katanya.
"Kita kalau kita lihat ya hasilnya kemarin mungkin waktu lawan Laos saja kita yang seri. Tapi apapun, ya, kita harus tadi review nanti dari tim teknis," ucap Erick menambahkan.
Kegagalan Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2026 memang memprihatinkan. Berstatus sebagai tuan rumah, Garuda Muda hanya mengoleksi empat poin, hasil sekali menang, sekali imbang, sekali kalah.
Kemenangan didapat saat melawan Makau U-23 dengan skor telak 5-0. Sementara hasil imbang diperoleh ketika menantang Laos U-23 dengan skor 0-0. Adapun kekalahan ditelan Garuda Muda di laga terakhir melawan Korea Selatan U-23 (0-1).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022