
Xandro Schenk pemain baru Persis Solo. (Dok. Persis Solo)
JawaPos.com-Gebrakan bursa transfer Super League datang dari Persis Solo yang kembali menambah amunisi barunya untuk mengarungi ketatnya kompetisi musim depan. Kali ini, Persis Solo resmi mendatangkan pemain asing yang bakal memperkuat lini belakang.
Dia adalah Xandro Schenk yang merupakan pemain asing ketiga yang baru saja diresmikan Persis Solo. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah tersebut, musim ini bermain untuk Septemvri Sofia di Liga Bulgaria.
Bermain di Liga Indonesia merupakan pengalaman pertama kali bagi Xandro Schenk, dan dia mengungkapkan perasaan bahagianya. "Tentu saja, saya benar-benar bahagia bisa berada di sini. Indonesia negara yang sangat indah. Budaya yang benar-benar baru bagi saya. Ya, saya sudah melakukan percakapan yang baik dengan pelatih dan beberapa orang klub, dan itulah alasan saya memutuskan untuk datang dan bermain di sini,” ucap bek tengah asal Belanda tersebut, mengutip dari laman resmi klub, Sabtu (12/7).
Banyak bermain di luar negeri seperti Arab Saudi hingga Denmark, membuat Xandro Schenk tidak bakal menemui kesulitan untuk beradaptasi di Indonesia. "Saya memiliki beberapa pengalaman di luar negeri, oleh karena itu saya sangat mahir dalam beradaptasi dengan perbedaan budaya, cuaca, dan hal-hal baru lainnya," tutur bek berusia 32 tahun tersebut.
Bermain dengan penuh perjuangan menjadi salah satu hal yang dijanjikan Xandro Schenk dan Persis Solo kepada para Pasoepati. "Saya bisa berjanji bahwa kami akan memberikan 100 persen di setiap pertandingan, dan kami akan berjuang di setiap pertandingan untuk meraih kemenangan. Itulah yang bisa Anda harapkan dari kami. Jadi, kami akan memberikan segalanya," ujarnya.
Xandro Schenk merupakan bek tengah jebolan akademi Ajax Amsterdam. Dia mulai bergabung di tahun 2002 pada saat usianya baru menginjak sembilan tahun. Kemampuannya semakin meningkat yang membuatnya terus berkembang di akademi Ajax Amsterdam.
Pada tahun 2009, Xandro Schenk mulai bermain bersama Ajax U-17 yang terus berlanjut dengan Ajax U-21 pada tahun 2012. Menghabiskan karir mudanya bersama Ajax, Xandro Schenk justru mentas di Eredivisie bersama Go Ahead Eagles musim 2013/2014.
Pelatih Go Ahead Eagles Foeke Booy saat itu menempatkannya sebagai bek kiri dan menjadi andalan di sisi kiri pertahanan. Xandro Schenk bermain sebanyak 30 pertandingan dengan 29 kali menjadi pilihan utama. Dia berhasil mencetak tiga gol dan satu assist.
Selama empat tahun membela Go Ahead Eagles, Xandro Schenk berhasil mengamankan tempat utama. Total, dia bermain sebanyak 88 pertandingan di Eredivisie dengan menciptakan tiga gol dan satu assist.
FC Twente menjadi tim berikutnya yang dibela Xandro di musim 2018/2019. Saat itu, FC Twente bermain di divisi kedua Liga Belanda dan dia harus membawa timnya promosi ke Eredivisie. Hasilnya, Xandro berhasil membawa FC Twente promosi ke Eredivisie musim 2019/2020.
Kembali mentas di Eredivisie, Xandro menjadi pemain vital di lini belakang, dan mulai bermain sebagai bek tengah. Di musim 2019/2020, Xandro bermain sebanyak 26 pertandingan dan sempat beberapa kali menjadi kapten tim.
Pada usia 27 tahun, dirinya mencoba peruntungan di Liga Pro Saudi bersama Al-Batin. Bergabung pada musim 2020/2021, Xandro bermain sebanyak 25 pertandingan di Liga Pro Saudi dengan menciptakan satu assist.
Hanya bertahan satu musim, Xandro kembali berkarir di persepakbolaan Eropa. Setelah hengkang dari Al-Batin, dia bermain bersama Vendsyssel FF di Liga Denmark, lalu kembali ke Belanda bersama De Graafschap, dan berakhir di Liga Belgia Septemvri Sofia.
Bersama Septemvri Sofia, dia masih menunjukkan ketangguhannya sebagai bek. Melansir Transfermarkt, Xandro Schenk bermain sebanyak 24 pertandingan dengan mencetak empat gol dan satu assist di semua kompetisi.
Dengan pengalamannya tersebut, Xandro Schenk akan berusaha membantu Persis Solo meraih prestasi tertinggi. "Saya akan memberikan pengalaman yang saya miliki kepada tim, dan saya berupaya membantu setiap individu agar dapat menampilkan permainan terbaik mereka," pungkas Xandro Schenk.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
