Gali Freitas langsung nyetel di latihan perdana bersama Persebaya Surabaya. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Atmosfer sepak bola di Stadion Gelora Bung Tomo selalu menghadirkan pengalaman luar biasa, terutama bagi tim tamu. Salah satu yang mengaku takjub sekaligus merinding adalah Gali Freitas, pemain asal Timor Leste yang pernah membela PSIS Semarang.
Gali mengungkapkan pengalamannya saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya musim lalu sebagai salah satu momen paling menegangkan dalam kariernya.
Ia tak menyangka dukungan dari Bonek dan Bonita begitu besar dan terasa hingga ke lapangan.
Menurutnya, Persebaya Surabaya bukan sekadar tim besar di Liga 1 Indonesia, tetapi juga memiliki kekuatan besar dari tribun penonton. Militansi dan kekompakan Bonek jadi energi tambahan yang menakutkan bagi lawan.
“Persebaya tim yang luar biasa suporternya militant. Top sekali dan memiliki karakter tersendiri,” ujar Gali Freitas di Surabaya, Rabu (25/6/2025).
Pemain berusia 23 tahun itu mengaku pernah dibuat merinding saat laga tandang menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
Meski datang sebagai pemain lawan, ia tetap menghargai semangat dan loyalitas Bonek yang tak pernah surut.
“Saya kan pernah away di sini. Kita lihat supporternya juga kepekaannya luar biasa,” kenangnya sambil tersenyum.
Gali menambahkan atmosfer yang diciptakan Bonek dan Bonita tidak hanya memberi tekanan mental, tetapi juga membuat pertandingan terasa lebih hidup.
Sorak-sorai tiada henti dari awal hingga akhir laga menjadi bukti totalitas mereka dalam mendukung tim kebanggaan.
Menurutnya, kekompakan suporter Persebaya Surabaya patut diacungi jempol karena mampu menciptakan suasana yang memotivasi pemain tuan rumah. Ia menilai, tak banyak tim yang punya basis pendukung sekuat itu di Indonesia.
Gali bahkan menyebut atmosfer yang dirasakannya di GBT adalah salah satu yang paling luar biasa sepanjang kariernya bermain di Liga 1.
Ia tak segan menyatakan kekaguman terhadap kultur sepak bola yang dibangun oleh Bonek dan Bonita.
Meski pernah berseragam PSIS Semarang, Gali tidak ingin membandingkan karakter suporter Mahesa Jenar dengan Bonek. Menurutnya, masing-masing suporter punya identitas dan kekuatan yang khas.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
