Bruno Moreira saat berduel dengan Gali Freitas di laga Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang. (Media PSIS)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan sosok baru yang akan memperkuat lini serang mereka di musim 2025/2026. Gali Freitas, striker asal Timor Leste yang sebelumnya membela PSIS Semarang, kini bergabung dengan Green Force setelah klubnya terdegradasi ke Liga 2.
Kedatangan pemain kelahiran Dili ini merupakan bagian dari upaya Persebaya untuk mengatasi masalah produktivitas gol yang menjadi kelemahan utama musim lalu. Di bawah komando Paul Munster, tim hanya mampu mencetak 41 gol sepanjang kompetisi, angka yang dinilai kurang memuaskan untuk sebuah tim dengan ambisi besar.
Pengumuman resmi kedatangan Gali Freitas juga disertai dengan konfirmasi perpanjangan kontrak Oktafianus Fernando, kakak dari bintang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan.
"Gali da Costa Freitas wes teko Rek Siap latihan perdana besok Senin di GBT Oktafianus Fernando juga akan terus berjuang bersama Persebaya," demikian bunyi pengumuman resmi dari pihak klub.
Perjalanan Karier di Timnas Timor Leste
Gali Freitas bukanlah nama sembarangan di kancah sepak bola Timor Leste. Pemain berusia muda ini telah menjadi andalan negaranya sejak kelompok usia junior. Jejak rekamnya di berbagai level timnas cukup mengesankan dan menunjukkan konsistensi dalam memberikan kontribusi.
Di level Timnas U-16 Timor Leste, ia berhasil mencatatkan sembilan penampilan dengan produktivitas yang luar biasa, yakni 11 gol. Angka ini menunjukkan naluri mencetak gol yang sudah terasah sejak usia muda.
Prestasi tersebut berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi. Saat membela Timnas U-19, ia tampil dalam empat pertandingan dan berkontribusi dengan dua gol. Kemudian di level U-23, penampilannya semakin matang dengan tujuh caps dan dua gol yang berhasil disumbangkan.
Salah satu pencapaian membanggakan dalam kariernya bersama timnas adalah ketika ia turut membawa Timnas U-23 Timor Leste meraih posisi ketiga pada ajang Piala AFF U-23 pada 2022. Prestasi ini bahkan dibagikannya dengan bangga di media sosial Instagram pribadi sebagai momen bersejarah.
Di level senior, meskipun belum mampu membawa negaranya meraih prestasi yang lebih tinggi, Gali telah terpercaya tampil dalam 12 pertandingan dan menyumbang dua gol untuk Timnas Timor Leste.
Awal Karier Profesional di Liga Domestik
Sebelum menjejakkan kaki di kompetisi yang lebih kompetitif, Gali Freitas mengawali karier profesionalnya di kancah domestik Timor Leste. Pemain bertubuh mungil dengan tinggi 165 cm ini memulai perjalanan profesionalnya bersama SLB Laulara pada musim 2016/2017.
Yang menarik dari klub pertamanya adalah keterkaitan dengan salah satu raksasa sepak bola Eropa. SLB Laulara memiliki afiliasi dengan Benfica, klub elit Liga Portugal, yang tentunya memberikan exposure dan pengalaman berharga bagi perkembangan kariernya.
Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke Lalenok United pada pertengahan musim 2018/2019. Meskipun hanya sempat bermain dalam dua pertandingan, kontribusinya cukup berarti dengan menyumbang dua assist yang membantu klubnya meraih gelar juara Liga Timor Leste pada musim tersebut.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
