Shin Sang-gyu dipercaya Persebaya Surabaya sebagai pelatih fisik. (Dok. PSSI)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan Shin Sang-gyu sebagai pelatih fisik untuk musim Liga 1 Indonesia 2025/2026. Pria asal Korea Selatan ini bukan sosok sembarangan karena pernah jadi bagian penting di balik performa Timnas Indonesia bersama Shin Tae-yong.
Penunjukan ini diumumkan secara resmi oleh manajemen Persebaya Surabaya pada Selasa, 3 Juni 2025. Shin Sang-gyu akan menjadi bagian dari tim pelatih yang dinakhodai Eduardo Perez Moran.
Kehadiran Shin Sang-gyu membawa angin segar di tubuh Green Force jelang musim baru. Pengalamannya di level timnas dan klub internasional diharapkan bisa mengangkat performa fisik para pemain Persebaya Surabaya.
Sebelumnya, Shin dikenal publik sepak bola Indonesia sebagai pelatih fisik Timnas Garuda era Shin Tae-yong. Ia juga sempat menjabat sebagai penerjemah bahasa Inggris STY di sela-sela tugas teknisnya di lapangan.
Shin Sang-gyu bergabung ke Timnas Indonesia pada 2021, menggantikan Lee Jae Hong. Saat itu ia datang bersama dua staf lain pilihan langsung STY, yakni Kim Bong Soo dan Dzenan Radoncic.
Kehadirannya dinilai sangat penting karena bukan hanya mendampingi pelatih kepala secara teknis, tapi juga mempermudah komunikasi dengan pemain.
Dalam beberapa laga internasional, Shin kerap muncul di bench sebagai interpreter STY bersama Jeje.
Latar belakang akademik dan pengalamannya menjadi nilai lebih bagi Persebaya Surabaya. Shin merupakan lulusan Seoul National University dan Loughborough University, Inggris, dua kampus ternama di bidang olahraga.
Ia juga mengantongi sejumlah sertifikasi bergengsi, seperti lisensi Sports Psychology Counselor’s. Tak hanya itu, Shin menyelesaikan kursus Physical Performance dari FA dan kursus Fitness Coaching Professional dari FIFA.
Meski tak memiliki karier sebagai pemain profesional, kapabilitas Shin di bidang kebugaran dan performa atletik tak diragukan lagi. Ia dikenal sebagai sosok yang teliti dan disiplin dalam menyusun program fisik pemain.
Kariernya sebagai pelatih fisik dimulai sejak 2013 ketika dipercaya menjadi bagian tim Korea Selatan U-23. Ia turut membawa skuad muda Korsel tampil di Asian Games 2014 dan Olimpiade Rio 2016.
Pada 2016, Shin melanjutkan kiprah bersama Timnas Putri Korea Selatan U-20. Ia mendampingi tim tampil di Piala Dunia U-20 2016 dan dikenal sebagai motivator handal di balik layar.
Shin kemudian melanjutkan petualangannya di level klub. Ia sempat memperkuat tim kebanggaan Korsel, FC Seoul, sebagai pelatih fisik dari 2016 hingga 2018.
Tak berhenti di situ, Shin menerima tantangan baru dengan bergabung bersama Timnas China U-23 pada 2019.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
