
Mees Hilgers (tengah). (Dok. PSSI)
JawaPos.com - Dua bek andalan Timnas Indonesia, Mees Hilgers dan Shayne Pattynama, jadi sorotan tajam eks striker naturalisasi Sergio van Dijk. Penyebabnya? Blunder fatal yang mereka lakukan saat Garuda kalah 1-2 dari Tiongkok di laga pertama.
Skuad Garuda lagi sibuk-sibuknya persiapan di Bali buat dua laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan Juni nanti. Lawan pertama Tiongkok tanggal 5 Juni di SUGBK, Jakarta, benar-benar jadi pertandingan hidup-mati. Menang wajib, kalau nggak mau mimpi ke Piala Dunia kandas.
Patrick Kluivert udah panggil 32 pemain, tapi tiga di antaranya kena coret - Septian Bagaskara, Eliano Reijnders, dan yang terbaru Sandy Walsh. Cuma Beckham Putra yang masuk sebagai pengganti. Tambah repot lagi, Maarten Paes dan Marselino Ferdinan juga nggak bisa main gara-gara akumulasi kartu kuning.
Nah, di sinilah masalahnya. Sergio van Dijk, mantan striker naturalisasi yang pernah bela Garuda, buka suara soal kekalahan 1-2 dari Tiongkok di Qingdao Oktober lalu. Menurutnya, Indonesia sebenarnya punya peluang besar menang, asalkan nggak ngulang kesalahan bodoh seperti kemarin.
"Meski begitu, saya pikir kita masih punya peluang yang besar, namun kita harus memastikan bahwa semua kesalahan individual perlu dikurangi. Ya, itu lebih mudah dikatakan ketimbang dilakukan," kata Van Dijk dalam podcast The Haye Way yang rilis di YouTube kemarin (31/5).
Dia secara khusus nyinggung dua kesalahan fatal yang bikin Tiongkok bisa menang. Pertama, gol Behram Abduweli di menit 21 yang berawal dari gagalnya Shayne Pattynama mengantisipasi serangan dari sayap kanan.
Yang bikin Van Dijk geram, gol kedua Tiongkok juga lahir dari blunder. Kali ini giliran Mees Hilgers yang jaga Zhang Yuning dengan jarak terlalu jauh di menit 44. Akibatnya, striker Tiongkok itu bebas mencetak gol.
"Kesalahan individual adalah sesuatu yang bisa [terjadi], itu tidak seperti hal taktikal yang bisa Anda latih bersama tim secara keseluruhan, itu adalah sesuatu yang menuntut Anda lebih fokus atau waspada agar tidak kecolongan dari lawan, meskipun kami menyerang diri sendiri," ujar eks striker Persib Bandung itu.
Meski kecewa dengan blunder dua pemainnya, Van Dijk tetap optimis Indonesia bisa balas dendam. Apalagi sekarang tim lagi TC intensif di Bali, jadi ada waktu lebih buat benahi kekurangan.
"Jadi saya pikik ada waktu lebih untuk meningkatkan kualitas, dan juga sekarang dengan pemusatan latihan, agar mereka bisa menjadi lebih baik lagi," tutupnya.
Thom Haye, yang sempat cetak gol di laga pertama lawan Tiongkok, juga sadar Tim Naga nggak bisa diremehkan. Tapi dengan persiapan matang dan tanpa kesalahan individual seperti dulu, peluang Indonesia menang tetap terbuka lebar.
Sekarang tinggal lihat aja, apakah Pattynama dan Hilgers bisa tebus kesalahan mereka di laga nanti!

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
