
Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson buka-bukaan mengenai masalah internal terkait finansial yang menimpa Macan Kemayoran setelah putaran kedua. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Teka-teki masalah internal yang melanda Persija Jakarta di pertengahan musim Liga 1 Indonesia 2024/2025 akhirnya terungkap. Ricky Nelson sebagai karteker buka-bukaan dan mengakui persoalan tersebut berkaitan dengan finansial.
Masalah internal yang dialami Persija Jakarta di Liga 1 musim ini sebelumnya terus menjadi misteri. Isu itu muncul sejak awal Maret lalu, di mana pelatih Carlos Pena mengungkap ada persoalan dalam tubuh Persija Jakarta.
Namun sejak saat itu tak pernah terungkap secara pasti persoalan apa yang jadi inti masalah internal. Tapi yang beredar luas di penggemar Persija Jakarta adalah berkaitan dengan finansial.
Manajemen Persija Jakarta disebut-sebut menunggak gaji para pemain, pelatih, dan segenap tim Macan Kemayoran. Penunggakan itu terjadi selama sekitar dua hingga tiga bulan.
Kondisi itu membuat performa Persija Jakarta di putaran kedua mulai merosot. Macan Kemayoran hanya mampu meraih satu kemenangan dalam sembilan pertandingan sepanjang akhir Januari hingga pertengahan April.
Namun manajemen Persija tetap bungkam. Tak ada penjelasan sama sekali mengenai apa yang terjadi. Inkonsistensi Macan Kemayoran pun semakin nyata hingga berujung terdepaknya Carlos Pena sebagai pelatih saat Liga 1 2024/2025 masih menyisakan empat laga.
Setelah bergulir tanpa kejelasan, kini inti masalah internal Persija terkuak. Karteker Ricky Nelson mengungkap bahwa persoalan tersebut benar terkait finansial.
Pelatih berusia 44 tahun itu tak menampik ada keterlambatan gaji yang dialami segenap tim Persija Jakarta. Hal itu diungkap olehnya setelah Liga 1 Indonesia 2024/2025 berakhir, tepatnya pasca pertandingan pamungkas melawan Malut United FC di Jakarta International Stadium, Jumat (23/5) malam.
"Saya pikir semua klub punya banyak masalah. Permasalahan finansial memang itu hampir semua terjadi di klub Indonesia, pasti ada. Tapi, saya tidak bisa menjelaskan secara detail seperti apa," kata Ricky Nelson dalam jumpa pers pascalaga.
"Memang, sempat beberapa bulan lalu setelah putaran kedua ada sedikit masalah yang di mana kita semua paham juga," tambahnya.
Namun, kata Ricky Nelson, masalah tersebut bisa segera diselesaikan oleh manajemen Persija Jakarta. Dia pun mengapresiasi langkah dan kerja manajemen.
"Namun, itu bisa diatasi. Setelah agak terlambat beberapa bulan bisa diatasi, Jadi, saya pikir manajemen tetap bekerja keras untuk mencari solusinya," tuturnya.
"Jadi, bukan berarti tidak ada solusi, tetap ada solusi. Mereka tetap bekerja untuk bisa menstabilkan semua yang ada di masalah finansial itu. Jadi, saya tetap apresiasi mereka tetap kerja untuk hal itu," tutup Ricky Nelson.
Bek kanan Persija Jakarta, Ilham Rio Fahmi saat berhadapan dengan Malut United FC di JIS. (Rayhan Aji Satria/JawaPos.com)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
