
Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson jelang melawan Malut United FC. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson memberikan pujian kepada Imran Nahumarury yang merupakan sosok kunci di balik keberhasilan Malut United FC tampil mengejutkan di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Ia menyebut ada dua hal yang menjadi alasan Laskar Kie Raha jadi sensasional di musim ini.
Malut United FC saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 2024/2025 dengan koleksi 56 angka. Perolehan nilai mereka sama seperti Persebaya Surabaya, dan hanya terpaut dua poin dari Dewa United FC di posisi kedua.
Artinya, Malut United FC masih punya kans untuk menjadi runner-up Liga 1 2024/2025. Pencapaian dan laju Laskar Kie Raha ini pun menjadi sorotan karena mereka adalah tim promosi. Musim lalu, Malut United FC naik kasta berkat menempati peringkat ketiga Liga 2 2023/2024.
Kesuksesan Malut United FC tak lepas dari kontribusi sang pelatih, Imran Nahumarury. Sosok Imran kian menuai pujian karena dia berstatus sebagai pelatih lokal dari awal musim.
Ricky Nelson sebagai sesama pelatih lokal, mengamini kualitas Imran. Menurutnya, Imran Nahumarury adalah sosok pelatih sarat pengalaman di Indonesia. Imran sebelumnya merupakan pelatih PSIS Semarang dan PSIM Jogjakarta.
Nah pengalaman itu, kata Ricky Nelson, mampu ditunjukkan oleh Imran dengan pemilihan pemain yang sesuai keinginannya. Sehingga Malut United FC bisa seperti sekarang.
"Coach Imran cukup pengalaman dalam pengertian dia dari PSIS terus terjun ke PSIM lalu balik bersama Malut. Mungkin lebih kepada chemistry kali ya, karena semua pemain yang dia bawa ke Malut adalah pemain pilihan dia," kata Ricky di JIS, Kamis (22/5).
"Jadi secara tim kepelatihan pun semuanya lebih menyatu. Itu mungkin memang buat Malut tahun ini bisa nembus sampai keempat besar," tambahnya.
Selain dapat memilih pemain sesuai keinginan, Malut United FC di tangan Imran disebut Ricky bisa membuat kejutan karena satu faktor eksternal. Yakni Yakob Sayuri dan kolega bisa bermain di rumahnya sendiri saat laga kandang di Stadion Gelora Kie Raha.
Malut United FC memang diizinkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk main di rumahnya sejak putaran kedua. Laskar Kie Raha pun mulai berjaya dan sempat menjalani 13 pertandingan tanpa kekalahan.
Nah unsur itu disebut Ricky jadi keunggulan Malut United FC, yang tak dimiliki oleh Persija Jakarta. Dia membandingkan dengan Macan Kemayoran yang musim ini kerap berpindah-pindah.
"Tapi menurut saya, poin terbesar mereka adalah mereka bisa bermain di home. Karena hampir semua tim yang ke Ternate itu agak kesulitan menghadapi Malu di sana. Jadi itu memang memberikan sumbangsih yang besar," jelasnya.
"Jadi saya harap memang nanti ke depan Persija bisa terus bermain di JIS. Seperti yang saya bilang selalu. Begitu kira-kira," imbuh Ricky.
Ricky Nelson dan Imran Nahumarury akan bentrok besok. Keduanya akan beradu strategi dalam duel Peraija Jakarta vs Malur United FC di Jakarta International Stadium, Jumat (23/5) malam pukul 19.00 WIB.

7 Kebiasaan Malam Orang yang Tidak akan Pernah Berhasil dalam Hidup Menurut Psikologi
8 Rekomendasi Kuliner Bebek Terenak di Jogja: Sambal Menyala, Porsi Melimpah dan Rasa Istimewa
9 Rekomendasi Gudeg Koyor Paling Nendang di Semarang, Kuliner Tradisional dengan Rasa Sultan
7 Rekomendasi Brongkos Paling Ngangenin di Jogja, Kuliner Khas dengan Rasa Manis Gurih Pedas
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung Terkait Perkara Tambang
13 Rekomendasi Mie Ayam Enak di Jogja, Kuliner Kaki Lima yang Rasanya Bak Resto Bintang Lima
15 Tempat Kuliner di Jogja untuk Sarapan Pagi Paling Murah Meriah tapi Rasa Tetap Istimewa
Rekomendasi Kuliner Sate Kambing Terenak di Jogja: Daging Empuk di Lidah, Bumbu Meresap Sempurna
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs Madura United di Derbi Suramadu! Misi Bangkit di Hadapan Bonek
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Madura United! Momentum Bernardo Tavares Buktikan Magisnya di GBT
