Komdis PSSI merilis sanksi. (Dok. PSSI)
JawaPos.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus pelemparan batu terhadap bus Persik Kediri oleh oknum suporter Arema FC. Operator kompetisi akan langsung berkomunikasi dengan Komite Disiplin (Komdis) PSSI setelah mendapatkan laporan resmi pertandingan.
Pertandingan Arema FC vs Persik Kediri akhir pekan kemarin berlangsung tidak mengenakkan. Meskipun sepanjang laga berjalan lancar, ada satu kejadian yang menodai kembali digelarnya pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan.
Yakni terdapat insiden memalukan berupa pelemparan batu terhadap bus Persik Kediri. Kejadian itu muncul ketika skuad Macan Putih baru keluar Stadion Kanjuruhan untuk meninggalkan venue pertandingan menuju pulang, pada Minggu (11/5) sore.
Akibatnya, kaca bus Persik Kediri sebelah kiri pecah dan batu sampai masuk ke dalam bus. Bahkan, kejadian itu memakan korban luka, yang dialami oleh pelatih Persik, Divaldo Alves dan asistennya Antonio Claudio.
PT LIB sebagai operator kompetisi buka suara. Mereka mengecam kejadian memalukan yang muncul pada pertandingan pekan ke-32 Liga 1 Indonesia 2024/2025 tersebut.
"Kami sangat menyesalkan insiden tersebut. Bagi kami, itu sangat memalukan," kata Asep Saputra, selaku Direktur Operasional PT LIB, dalam keterangan resminya, Selasa (13/5).
"Sejak awal kami selalu menghimbau kepada semua pihak agar selalu menjunjung sikap tinggi fair play dan respek. Kita semua adalah saudara," sebutnya menambahkan.
PT LIB pun telah meminta pihak keamanan setempat untuk mengusut tuntas insiden tersebut. Asep berharap kejadian itu diproses sesuai dengan ketentuan yang ada.
Adapun langkah PT LIB berikutnya adalah menunggu laporan resmi dari panitia pelaksana pertandingan Arema FC vs Persik Kediri. Mereka belum bisa mengambil tindakan terkait kejadian itu. "Setelah itu akan kami komunikasikan dengan Komite Disiplin PSSI," jelasnya.
Dengan demikian, maka sanksi akan menanti Arema FC akibat kejadian tersebut. Hukuman itu akan dijatuhkan oleh Komdis PSSI sesuai dengan Kode Disiplin PSSI 2023.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
