Rachmat Irianto, pemain Persib Bandung, menjadi incaran Persebaya untuk musim depan Liga 1. (Instagram Rachmat Irianto)
JawaPos.com - Menjelang bursa transfer Liga 1 2025/2026, Persebaya Surabaya mulai menunjukkan pergerakan aktif dalam merombak skuad. Klub berjuluk Green Force tersebut dikabarkan sedang berupaya memulangkan dua mantan pemain andalan mereka: Koko Ari Araya dari Madura United dan Rachmat Irianto dari Persib Bandung.
Kedua pemain ini bukan nama asing bagi publik Surabaya. Mereka pernah menjadi bagian penting dalam skuad Persebaya, terutama pada musim Liga 1 2021, dan sama-sama berusia 25 tahun. Kini, keduanya sedang menjalani masa akhir kontrak bersama klub masing-masing, membuat peluang transfer kembali ke Persebaya semakin terbuka.
Menurut informasi dari akun gosip sepak bola Indonesia @gosballfc, manajemen Persebaya sedang memantau kondisi kontrak dan performa terbaru dari keduanya. Dari sisi teknis dan emosi, kepulangan mereka bisa memperkuat lini belakang sekaligus mengobati kerinduan Bonek terhadap pemain-pemain lokal berkarakter.
Situasi Kontrak dan Performa Terbaru
Berdasarkan data dari Transfermarkt, kontrak Rachmat Irianto dengan Persib Bandung sudah berakhir per 31 Maret 2025. Selama musim ini, Rian, sapaan akrabnya, sempat tampil 12 kali sebelum harus menepi akibat cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL).
Sementara itu, Koko Ari tampil cukup stabil bersama Madura United, mencatatkan 24 penampilan dan menyumbang satu assist. Nilai pasarnya kini sekitar Rp 3,48 miliar, dan disebut masih cukup terjangkau bagi Persebaya jika ingin memboyongnya kembali ke Gelora Bung Tomo.
Evaluasi Skuad: Hanya 70% Pemain Lama Dipertahankan
Manajemen Persebaya sebelumnya mengisyaratkan akan mempertahankan hanya 70% pemain dari skuad Liga 1 2024. Sisanya akan diganti demi meningkatkan performa menyusul hasil mengecewakan musim ini. Klub saat ini terjebak di posisi ketiga klasemen dan terus berjuang memanfaatkan peluang lolos ke kompetisi Asia.
Imbas Hasil Imbang Kontra Semen Padang
Kekecewaan juga makin memuncak setelah hasil imbang melawan Semen Padang di pekan ke-32, Minggu (11/5/2025). Persebaya harus puas berbagi satu poin usai ditahan 1-1 di kandang sendiri. Gol Bruno Moreira menyelamatkan tim dari kekalahan setelah sempat tertinggal akibat gol Cornelius Stewart.
Namun, sorotan tajam mengarah pada keputusan VAR yang menganulir gol dari Dejan Tumbas pada menit ke-87. Banyak suporter merasa pemain asal Serbia itu tidak berada dalam posisi offside. Protes mengalir deras ke akun resmi @officialpersebaya, bahkan beberapa Bonek menuding wasit dan sistem VAR tidak adil.
Reaksi Suporter: Kekecewaan dan Harapan
Komentar seperti “VAR di luar negeri transparan, di sini cuma screenshot,” hingga tudingan ‘misi penyelamatan’ Semen Padang muncul di kolom komentar Instagram. Nama Dejan Tumbas juga ikut menjadi bahan perbincangan, mengingat beberapa golnya belakangan ini kerap dianulir oleh VAR.
Meski begitu, sebagian Bonek tetap berharap manajemen segera melakukan perombakan skuad dan mendatangkan pemain-pemain baru, khususnya mereka yang punya ikatan emosional kuat dengan klub, seperti Koko Ari dan Rachmat Irianto.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
