Ofisial Madura United dan Borneo FC bersitegang di lapangan usai pertandingan, Sabtu (10/5). (Dok. Radar bangkalan)
JawaPos.com - Sebuah insiden mengejutkan terjadi usai pertandingan antara Madura United melawan Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (10/5/2025). Media Officer (MO) Madura United, Ferdiansyah Alifurrahman, diduga menjadi korban pemukulan oleh oknum Polisi Militer (PM) yang bertugas dalam pengamanan laga tersebut.
Kronologi Kejadian
Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan tim tamu, Borneo FC. Madura United sempat menyamakan kedudukan lewat gol dari Youssef Ezzejjari dan Taufik Hidayat, namun harus tunduk oleh gol-gol Mariano Peralta, Ronaldo Rodrigues, dan Stefano Lilypaly.
Laga juga diwarnai tensi tinggi, termasuk kartu merah untuk pemain Madura, Alfharezzi Buffon, yang diusir wasit usai menerima kartu kuning kedua pada menit ke-80.
Setelah peluit akhir berbunyi, terjadi kericuhan kecil di sisi lapangan. Dalam suasana tegang itu, Ferdiansyah berusaha menengahi, namun justru mendapat pukulan di bagian belakang kepala dari salah satu oknum Polisi Militer yang terekam dalam sebuah video dan telah beredar di media sosial.
Mediasi Belum Menemukan Titik Terang
Pasca-insiden, perwakilan Madura United melakukan mediasi dengan pihak keamanan. Namun, hingga kini belum ada kejelasan hasil dari pertemuan tersebut. Ferdiansyah belum memberikan keterangan resmi kepada publik, dan klub juga belum mengumumkan langkah hukum yang akan diambil.
Kritik Netizen Meluas di Media Sosial
Peristiwa ini menyulut kemarahan publik, khususnya di kalangan suporter dan netizen. Banyak dari mereka menyampaikan kecaman di kolom komentar akun Instagram penggemar Madura United, seperti @lovemadura.
Beberapa komentar menyuarakan keresahan soal penyalahgunaan wewenang aparat yang seharusnya menjaga keamanan, bukan malah menjadi pemicu kekerasan:
"Itu digaji untuk mengamankan, bukan untuk mukul. Kalau sudah main fisik, siapapun itu wajib diproses." – @muh***
"Tugasnya cuma pengamanan, bukan sampai main tangan." – @zae***
"Dah tau media yang nyebarin info malah dipukul, lucu!" – @asa***
"Anak baru lulus SMA dikasih seragam, emosinya belum stabil, blacklist aja." – @spo***

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
