Laga Persik Kediri vs Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya X)
JawaPos.com-Persib Bandung resmi menjadi juara back-to-back Liga 1. Tanpa perlu berlaga, Maung Bandung resmi merengkuh gelar juara musim ini malam ini.
Itu terjadi karena hasil laga di Stadion Brawijaya, Kediri. Duel antara Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya berakhir imbang 3-3. Hasil imbang membuat Green Force hanya mengumpulkan 54 poin. Sama dengan Dewa United yang ada di posisi kedua.
Dengan sisa tiga laga, selisih 10 poin tidak akan mampu dikejar oleh dua tim di bawahnya. Maka wajar jika pelatih Persebaya Paul Munster begitu geram dengan hasil imbang itu. "Kami punya banyak sekali kesempatan untuk mencetak gol. Ada tujuh atau delapan peluang bersih. Tapi gagal menjadi gol," kata Munster.
Ucapan Munster memang benar. Dari statistik PT Liga Indonesia Baru, Green Force melepaskan delapan shot on goal. Tapi hanya tiga yang berbuah gol. Lima di antaranya ditepis oleh kiper Persik Leonardo Navacchio. "Kami sangat menyayangkan hal itu. Karena itu, kami harus mendapat hasil imbang. Tapi inilah sepak bola," jelas pelatih 43 tahun itu.
Green Force sejatinya sempat memimpin 3-2 di penghujung laga. Tiga gol dicetak oleh Bruno Moreira di menit 34', Flavio Silva (45'), dan Malik Risaldi (48'). Dua gol balasan tuan rumah dibukukan Ramiro Fergonzi di menit 38' dan Ze Valente (53'). Sial bagi Persebaya, Ramiro mencetak brace sekaligus gol penyeimbang di menit 90+6'.
Bek Persebaya Kadek Raditya tidak mau menyalahkan siapapun. Dia menyebut itu semua jadi tanggung jawab bersama. "Saya rasa kebobolan di menit akhir itu karena (kesalahan) kolektif kami semua. Kami tidak fokus, kejadian begitu cepat. Dan langsung terjadi gol penyeimbang," katanya.
Hasil ini membuat Green Force gagal naik ke posisi kedua. Padahal, mereka punya target untuk berlaga di kompetisi Asia musim depan. Finis sebagai runner-up akan membawa mereka menuju babak play-off AFC Challenge League 2025-2026. (*)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
