
Persik Kediri menjalani sesi latihan jelang pertandingan Derby Jatim kontra Persebaya. (Dok. Persik)
JawaPos.com–Persik Kediri tengah bersiap menghadapi laga krusial kontra Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. Laga akan digelar Senin (5/5), di Stadion Brawijaya.
Pelatih kepala Divaldo Alves menekankan pentingnya kecerdikan dalam bermain agar bisa menaklukkan tamu tangguh dari Surabaya, Green Force. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, kunci untuk mencuri poin dari Persebaya adalah memanfaatkan kelemahan dalam transisi bertahan mereka.
Meski Persebaya dikenal kuat dalam menyerang, lanjut dia, ada celah saat mereka kehilangan bola.
“Mereka punya transisi menyerang yang sangat cepat, tapi transisi bertahan mereka agak lambat. Kita harus cerdas membaca situasi dan menyerang saat momen itu terbuka,” ujar Divaldo.
Persik punya alasan untuk percaya diri. Dari lima laga kandang terakhir melawan Persebaya, mereka berhasil menang dua kali, semua terjadi di Stadion Brawijaya. Faktor dukungan suporter dan atmosfer kandang disebut akan menjadi senjata tambahan Macan Putih.
“Mental pemain sangat baik. Mereka punya semangat besar untuk meraih hasil positif. Kami ingin manfaatkan momentum dan dukungan fans,” kata Divaldo optimistis.
Namun dia tak menutup mata terhadap kualitas lawan. Persebaya saat ini menghuni posisi empat besar klasemen dan memiliki barisan depan yang sangat berbahaya. Nama-nama seperti Flavio Silva, Bruno Moreira, Risaldi, dan Francisco Rivera, menjadi ancaman serius.
“Persebaya punya kecepatan dan pemain-pemain yang cocok dengan strategi pelatih mereka. Apalagi ada Rashid yang sering masuk ke lini tengah dan bisa melakukan tembakan jarak jauh. Kita harus sangat hati-hati,” tegas Divaldo.
Karena itulah, Divaldo memberikan instruksi khusus kepada anak asuhnya untuk mencegah pemain lawan masuk ke kotak penalti. Jika Persebaya diberi ruang di area tersebut, peluang mencetak gol sangat besar.
“Kami tidak boleh membiarkan mereka masuk ke area penalti. Kalau kebobolan lebih dulu, situasinya akan jauh lebih sulit. Jadi kami harus mencetak gol duluan, memaksimalkan peluang sejak awal,” Tandas Divaldo.
Saat ini, Persik Kediri berada di posisi ke-12 klasemen dengan 36 poin dari 30 laga. Sementara Persebaya mengoleksi 53 poin dan sedang bersaing di papan atas.
Laga ini tak hanya soal poin, tapi juga harga diri dan kebanggaan dalam Derby Jawa Timur yang selalu panas.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
