Irfan Jaya (dok. Instagram)
JawaPos.com - Penampilan gemilang ditunjukkan eks winger Persebaya Surabaya, Irfan Jaya, saat membela Bali United dalam laga lanjutan Liga 1 2024/2025. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (1/5) malam, Irja berkontribusi besar dalam kemenangan telak 4-0 Bali United atas PSIS Semarang.
Sejak peluit awal, kedua tim langsung tampil menyerang. Bali United mengawali dengan peluang sundulan dari Kadek Arel, sementara PSIS mengancam lewat tendangan Gali Freitas yang hanya membentur tiang. Irfan Jaya hampir membuka keunggulan di menit ke-19 lewat eksekusi tendangan bebas yang menghantam mistar gawang.
Keberuntungan akhirnya memihak Bali United di menit ke-22. Bek PSIS, Joao Ferrari, melakukan gol bunuh diri saat berusaha memotong umpan silang dari Boris Kopitovic. Skor berubah 1-0 untuk tuan rumah. Irfan terus terlibat aktif dalam skema serangan. Salah satunya di menit ke-35 saat tendangan sudutnya nyaris dikonversi Kadek Arel menjadi gol, tetapi masih bisa diamankan kiper PSIS, Muhammad Adi Satryo.
PSIS sempat memberi perlawanan menjelang turun minum, namun usaha Septian David Maulana tak cukup untuk menyamakan kedudukan. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 Bali United.
Memasuki babak kedua, intensitas Bali United meningkat. Baru enam menit berjalan, mereka kembali menambah keunggulan. Lagi-lagi PSIS membuat kesalahan fatal, kali ini melalui Ridho Syuhada yang salah mengantisipasi bola umpan dari Privat Mbarga. Niatnya menghalau bola yang mengarah ke Irfan Jaya justru berakhir dengan gol bunuh diri.
Tak berhenti di situ, Bali United semakin menggila. Di menit ke-66, Irfan Jaya akhirnya mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan terobosan dari Kadek Agung, Irfan dengan tenang mengonversinya menjadi gol ketiga untuk Bali United. Ini menjadi gol ketujuh Irfan sepanjang musim, sekaligus bukti ketajamannya yang belum pudar meski usianya telah menginjak 29 tahun.
Pesta gol ditutup oleh sundulan Novri Setiawan pada masa tambahan waktu (90+2), memanfaatkan umpan dari Muhammad Rahmat. PSIS makin tenggelam, dan skor 4-0 bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini bukan hanya penting secara mental bagi tim, tetapi juga sangat berarti dalam perburuan posisi klasemen. Bali United kini naik ke peringkat kelima dengan 47 poin dari 31 laga, menggusur Persija Jakarta yang memiliki poin sama namun kalah selisih gol.
Di papan atas, Persib Bandung tetap dominan dengan 64 poin dan hanya dua kali kalah musim ini. Dewa United dan Persebaya menyusul di posisi kedua dan ketiga, sama-sama mengoleksi 53 poin. Sementara Malut United di urutan keempat dengan 50 poin juga belum aman dari kejaran Bali United.
Persaingan makin memanas. Dengan hanya beberapa laga tersisa, posisi lima besar bisa berubah sewaktu-waktu. Penampilan Irfan Jaya yang konsisten bisa menjadi kunci bagi Bali United untuk terus naik dan bahkan merangsek ke zona tiga besar. Sejauh ini, Irfan telah mencetak 7 gol dan 4 assist dari 30 pertandingan—kontribusi vital yang menunjukkan peran strategisnya, baik sebagai winger maupun gelandang serang di bawah arahan pelatih Stefano Cugurra.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi PSIS Semarang. Mereka masih tertahan di posisi ke-17 atau zona degradasi, dengan hanya mengoleksi 25 poin dari 31 laga. Dengan kompetisi yang semakin mendekati akhir musim, situasi ini menjadi sinyal bahaya serius bagi Laskar Mahesa Jenar.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
