
Diego Campos saat menjadi penyerang Bali United. (Bali United)
JawaPos.com - Bali United resmi berpisah dengan penyerang asal Kosta Rika, Diego Campos, setelah kebersamaan yang berlangsung pada musim 2025/2026.
Kepergian pemain berusia 30 tahun itu menambah daftar perubahan skuad yang dilakukan Serdadu Tridatu menjelang kompetisi musim depan.
Meski tidak menjalani musim penuh bersama Bali United, Campos mampu memberikan kontribusi yang cukup berarti selama berada di Pulau Dewata.
Pemain yang berposisi sebagai winger tersebut tampil dalam 12 pertandingan Super League 2025/2026 dan berhasil mencatatkan empat gol serta tiga assist.
Catatan tersebut membuat Campos terlibat langsung dalam tujuh gol Bali United hanya dari 12 penampilan.
Statistik itu menunjukkan efektivitasnya di lini serang, terutama saat tim membutuhkan kreativitas dan kecepatan dari sektor sayap.
Kehadiran Campos sempat memberikan warna baru bagi permainan Bali United. Kemampuannya dalam melakukan penetrasi, membawa bola dari sisi lapangan, hingga menciptakan peluang menjadi salah satu nilai tambah yang dimilikinya.
Tidak sedikit momen penting yang melibatkan kontribusi langsung pemain asal San José, Kosta Rika tersebut.
Diego Campos sendiri bukan nama asing dalam dunia sepak bola internasional. Sebelum bergabung dengan Bali United, ia memiliki pengalaman bermain di berbagai negara.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
