
Persebaya Surabaya akan menjalani tiga laga berat selama bulan April. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Tim-tim Liga 1 segera bersiap menjalani lanjutan kompetisi setelah jeda kompetisi sebulan karena agenda FIFA Matchday dan libur Lebaran.
Tim kebanggaan masyarakat Surabaya, Persebaya, akan menjalani jadwal berat pada April ini. Meski hanya memainkan tiga pertandingan, lawan yang dihadapi bukan kaleng-kaleng.
Pada 12 April, Persebaya harus bertandang ke Jakarta International Stadium (JIS) untuk menghadapi tuan rumah Persija Jakarta. Kedua tim kini sedang bersaing di papan atas klasemen sementara.
Persebaya yang menempati peringkat tiga harus meraih kemenangan jika ingin menempati peringkat kedua. Hal itu lantaran pemuncak klasemen sementara, Persib, tampaknya sudah sulit terkejar.
Sementara itu, Persija menargetkan kemenangan untuk menjaga peluang menempati tiga besar. Dipastikan laga ini akan berlangsung ketat dan menarik.
Pada 20 April mendatang, Persebaya akan menjalani Derbi Jatim dengan menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Laga ini akan berlangsung menarik karena Madura United sedang berada dalam tren positif bersama pelatih Alfredo Vera, yang juga pernah menangani Green Force.
Madura United memang masih berkutat di papan bawah klasemen, namun sejak ditangani Vera, performa mereka mulai membaik meski masih sangat sulit beranjak dari posisi bawah. Mereka juga masih berpeluang lolos ke final AFC Challenge League.
Persebaya menutup bulan April dengan menjalani Derbi Jatim kedua sekaligus laga 'El Classico', yaitu menghadapi tuan rumah Arema FC. Namun, belum dipastikan apakah digelar di Gelora Soepriadi atau Stadion Kanjuruhan.
Meski secara peringkat, Persebaya lebih baik, Arema tentu tidak bisa diremehkan, apalagi dalam 'El Classico'. Singo Edan tentu lebih termotivasi untuk meraih kemenangan.
Dengan tiga laga berat ini, tim asuhan Paul Munster dituntut meraih kemenangan demi menjaga asa bersaing di tiga besar. Target meraih kemenangan juga sudah dicanangkan Munster terutama untuk laga terdekat. Langkah pertama adalah memulihkan kebugaran para pemain selama dan setelah libur Lebaran.
"Pemain berlatih menjaga badan, kekuatan, dan lari. Mereka harus tetap bergerak. Intensitas tinggi, kekuatan, program lari juga. Jadi, itu berbeda. Itu bukan satu area khusus pada badan, itu seluruh badan," terang Munster seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
Setelah menjalani latihan secara individu saat libur lebaran, barulah Paul Munster bersama tim kepelatihannya melakukan analisis video dan menyiapkan taktik untuk meredam Persija.
"Kemudian ketika sudah dekat dengan pertandingan melawan Persija, kita mulai membuat analisis video dan situasi teknis untuk permainan tersebut. Saat menghadapi Persija, itu berbeda dengan pertandingan kami melawan tim lain," lanjutnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
