
Ole Romeny merayakan golnya ke gawang Australia. (Dok. Ole Romeny)
JawaPos.com–Timnas Indonesia sukses mengamankan kemenangan penting atas Bahrain dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran ketiga. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (25/3) malam, Garuda menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Ole Romeny di menit ke-24.
Romeny tampil impresif sepanjang pertandingan dan menjadi pembeda dalam duel sengit ini. Berkat umpan matang dari Marselino Ferdinan, striker kelahiran Belanda itu dengan tenang mengeksekusi peluang dan membawa Indonesia unggul. SUGBK pun bergemuruh menyambut gol tersebut, yang sekaligus menjadi gol pertama Romeny di stadion kebanggaan Indonesia itu.
Usai laga, Romeny mengaku sangat bangga dan terharu bisa mencetak gol di depan lebih dari 60 ribu suporter yang memenuhi stadion.
"Ini adalah momen yang sangat indah. Semua orang bersorak, merayakan kemenangan ini. Saya merasa luar biasa," ungkap Ole Romeny.
Kemenangan ini juga semakin menghidupkan peluang Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Meski saat ini berada di posisi keempat dengan 9 poin, Garuda masih memiliki dua pertandingan tersisa melawan China (5 Juni) dan Jepang (10 Juni) yang akan menjadi penentu nasib mereka.
Romeny menegaskan bahwa tim terus belajar dan berkembang dari setiap pertandingan.
"Setelah melawan Australia, kami melakukan evaluasi menyeluruh. Kami tahu kualitas tim ini dan akan terus bekerja keras," kata Ole Romeny.
Sebelumnya, Romeny juga mencetak gol dalam laga melawan Australia meski Indonesia harus menelan kekalahan 1-5. Meski secara statistik Indonesia kalah dominan dalam penguasaan bola (42 berbanding 58 persen), efektivitas serangan Garuda terbukti lebih tajam. Mereka mencatatkan tujuh peluang dengan tiga tembakan tepat sasaran, sementara Bahrain hanya menciptakan satu peluang ke gawang Maarten Paes.
Selebrasi unik yang dilakukan Romeny setelah mencetak gol pun menjadi sorotan. Dengan menyilangkan tangannya di bawah leher, ia mengirim pesan inspiratif.
"Selebrasi ini memiliki arti tetap tegakkan kepala. Ini pesan untuk semua orang yang sedang menghadapi masa sulit, baik dalam sepak bola maupun kehidupan. Teruslah percaya pada diri sendiri," ujar Ole Romeny.
Tak hanya itu, gol tersebut juga ia dedikasikan kepada sang nenek, yang menjadi alasan utama dirinya bisa membela Timnas Indonesia.
"Saya memberi tahu ibu saya bahwa setiap gol yang saya cetak akan saya persembahkan untuk nenek saya. Dia adalah alasan saya bisa berada di sini, dan saya tahu dia akan sangat bangga melihat momen ini," tambah Ole Romeny.
Romeny yang mendapatkan kewarganegaraan Indonesia pada Februari lalu kini semakin menjadi bagian penting dalam skuad asuhan Patrick Kluivert.
Bersama pemain-pemain lain seperti Jay Idzes, Justin Hubner, dan Thom Haye, dia menjadi salah satu pilar kunci dalam perjalanan Indonesia menuju impian tampil di Piala Dunia 2026.
Dengan kepercayaan diri yang semakin tinggi, Timnas Indonesia kini fokus menghadapi dua laga krusial berikutnya. Harapan besar pun disematkan pada Garuda untuk terus mencetak sejarah dan membawa Indonesia lebih dekat ke panggung sepak bola dunia.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
