Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert. (Dok. AFP)
JawaPos.com – Timnas Indonesia memiliki modal berharga jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Setelah laga tandang versus Australia, skuad Garuda kini bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3). Indonesia dijadwalkan menjamu Bahrain dalam laga putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Menuju laga ini, Indonesia dihantui rekor inferior atas Bahrain. Dalam enam pertemuan sebelumnya, Indonesia hanya menang satu kali. Sisanya imbang dua kali dan kalah tiga kali.
Selain itu, Bahrain adalah tim yang memberikan kekalahan terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia. Pada 29 Februari 2012, Indonesia menyerah 0-10 di tangan Bahrain.
Jelang laga di Jakarta ini, pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menyiratkan kebangkitan. Kluivert yakin timnya bisa comeback pasca kalah 1-5 di tangan Australia, Kamis (20/3).
“Kami akan mengejar kemenangan dalam pertandingan, semua pertandingan (tersisa) targetnya adalah menang. Kami punya mindset yang bagus,” kata Kluivert dikutip dari Antara.
Kluivert sadar bahwa atmosfer penonton di SUGBK nanti akan sangat luar biasa. Pelatih asal Belanda itu kemudian mengatakan bahwa atmosfer di SUGBK nanti akan menjadi elemen yang sungguh bermanfaat dalam memotivasi skuadnya.
Berdasarkan statistik sepuluh laga kandang terakhir Indonesia, Merah Putih punya persentase menang di kandang hingga 50 persen.
Dalam sepuluh pertandingan di depan publik sendiri, Merah Putih menang lima kali, imbang dua kali, dan kalah tiga kali.
Indonesia menang atas Turkmenistan 2-0 (8/9/2023), lalu menang 6-0 lawan Brunei (12/10/2023), menang 1-0 atas Vietnam (21/3/2024), menang 2-0 atas Filipina (11/6/2024), dan memukul Arab Saudi 2-0 (19/11/2024).
Hasil imbang di kandang terjadi saat lawan Australia di mana skornya 0-0 (10/9/2024) dan lawan Laos dengan skor 3-3 (12/12/2024).
Adapun kekalahan terjadi kala lawan Irak di mana tuan rumah takluk 0-2 (6/6/2024), kalah 0-4 oleh Jepang (15/11/2024), dan kalah 0-1 dari Filipina (21/12/2024).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
