Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Maret 2025 | 04.31 WIB

Daftar 7 Kerugian Persebaya Surabaya saat Bertandang ke Markas Persija Jakarta Tanpa Francisco Rivera, Paul Munster Pusing!

Francisco Rivera melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSIS Semarang pada lanjutan pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/3/2025). (Ryana Setiawan/ Jawa Pos) - Image

Francisco Rivera melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSIS Semarang pada lanjutan pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/3/2025). (Ryana Setiawan/ Jawa Pos)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Persija Jakarta pada pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga yang berlangsung di Jakarta International Stadium pada 12 April 2025 ini sangat krusial dalam persaingan papan atas.

Saat ini, Persebaya Surabaya menempati peringkat ketiga dengan raihan 48 poin dari 27 laga yang sudah dijalani. Tim Green Force mencatatkan 14 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 7 kekalahan sepanjang musim ini.

Persija Jakarta yang menjadi tuan rumah berada di peringkat keempat dengan 43 poin, hanya terpaut lima angka dari Persebaya Surabaya. Macan Kemayoran mencatatkan 12 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 7 kekalahan sejauh ini.

Jelang laga ini, Paul Munster harus menerima kenyataan pahit karena kehilangan beberapa pemain kunci. Francisco Rivera, Dejan Tumbas, dan Arief Catur Pamungkas dipastikan absen dalam pertandingan penting ini.

Munster menyadari absennya tiga pemain tersebut menjadi tantangan besar bagi timnya. Namun, ia tetap optimis pemain lain bisa memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kualitas mereka.

“Ini sangat sulit (tanpa Rivera, Tumbas, dan Catur), kami tahu ini, mereka semua pemain bagus,” ujar Munster. “Tapi kami masih punya beberapa pemain lainnya untuk naik level ketika bermain untuk Persebaya.”

Munster juga menegaskan kondisi ini merupakan ujian bagi seluruh skuad Persebaya Surabaya. Ia meminta pemain yang mendapat kesempatan bermain untuk menunjukkan mentalitas dan kualitas terbaiknya.

Kehilangan Francisco Rivera menjadi pukulan paling berat bagi Persebaya Surabaya. Gelandang asal Meksiko itu bukan hanya pengatur serangan, tetapi juga pemain paling berpengaruh dalam permainan tim.

Musim ini, Rivera tampil dalam 23 pertandingan dengan total 1958 menit bermain. Ia mencatatkan 7 gol, 4 assist, dan menjadi pemain dengan rating tertinggi di skuad Persebaya Surabaya dengan 7.62.

Rivera juga memiliki xG (Expected Goals) sebesar 3.62, menunjukkan efektivitasnya dalam menyelesaikan peluang. Ia telah melakukan 46 percobaan tembakan dengan akurasi umpan sebesar 67%.

Selain itu, Rivera mencatatkan 36 keypass, 24 pelanggaran, dan 38 kali dilanggar oleh lawan. Ia juga menerima 3 kartu kuning, tetapi belum pernah mendapatkan kartu merah sepanjang musim ini.

Absennya Rivera membuat Persebaya Surabaya kehilangan playmaker terbaik mereka. Paul Munster harus mencari solusi cepat untuk mengisi kekosongan di lini tengah agar tim tetap kompetitif.

Berikut adalah tujuh kerugian yang dialami Persebaya Surabaya saat menghadapi Persija Jakarta tanpa Francisco Rivera. Statistik membuktikan betapa besarnya peran sang gelandang bagi Green Force.

Pertama, Rivera adalah pemain dengan rating tertinggi di Persebaya Surabaya musim ini, yakni 7.62. Angka ini menunjukkan ia merupakan pemain paling konsisten dan berpengaruh dalam permainan tim.

Kedua, Rivera merupakan top skor Persebaya Surabaya dengan koleksi 7 gol musim ini. Tanpa dirinya, Persebaya Surabaya kehilangan salah satu sumber utama gol mereka dalam pertandingan sulit melawan Persija.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore