
Francisco Rivera melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSIS Semarang pada lanjutan pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/3/2025). (Ryana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Persija Jakarta pada pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga yang berlangsung di Jakarta International Stadium pada 12 April 2025 ini sangat krusial dalam persaingan papan atas.
Saat ini, Persebaya Surabaya menempati peringkat ketiga dengan raihan 48 poin dari 27 laga yang sudah dijalani. Tim Green Force mencatatkan 14 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 7 kekalahan sepanjang musim ini.
Persija Jakarta yang menjadi tuan rumah berada di peringkat keempat dengan 43 poin, hanya terpaut lima angka dari Persebaya Surabaya. Macan Kemayoran mencatatkan 12 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 7 kekalahan sejauh ini.
Jelang laga ini, Paul Munster harus menerima kenyataan pahit karena kehilangan beberapa pemain kunci. Francisco Rivera, Dejan Tumbas, dan Arief Catur Pamungkas dipastikan absen dalam pertandingan penting ini.
Munster menyadari absennya tiga pemain tersebut menjadi tantangan besar bagi timnya. Namun, ia tetap optimis pemain lain bisa memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kualitas mereka.
“Ini sangat sulit (tanpa Rivera, Tumbas, dan Catur), kami tahu ini, mereka semua pemain bagus,” ujar Munster. “Tapi kami masih punya beberapa pemain lainnya untuk naik level ketika bermain untuk Persebaya.”
Munster juga menegaskan kondisi ini merupakan ujian bagi seluruh skuad Persebaya Surabaya. Ia meminta pemain yang mendapat kesempatan bermain untuk menunjukkan mentalitas dan kualitas terbaiknya.
Kehilangan Francisco Rivera menjadi pukulan paling berat bagi Persebaya Surabaya. Gelandang asal Meksiko itu bukan hanya pengatur serangan, tetapi juga pemain paling berpengaruh dalam permainan tim.
Musim ini, Rivera tampil dalam 23 pertandingan dengan total 1958 menit bermain. Ia mencatatkan 7 gol, 4 assist, dan menjadi pemain dengan rating tertinggi di skuad Persebaya Surabaya dengan 7.62.
Rivera juga memiliki xG (Expected Goals) sebesar 3.62, menunjukkan efektivitasnya dalam menyelesaikan peluang. Ia telah melakukan 46 percobaan tembakan dengan akurasi umpan sebesar 67%.
Selain itu, Rivera mencatatkan 36 keypass, 24 pelanggaran, dan 38 kali dilanggar oleh lawan. Ia juga menerima 3 kartu kuning, tetapi belum pernah mendapatkan kartu merah sepanjang musim ini.
Absennya Rivera membuat Persebaya Surabaya kehilangan playmaker terbaik mereka. Paul Munster harus mencari solusi cepat untuk mengisi kekosongan di lini tengah agar tim tetap kompetitif.
Berikut adalah tujuh kerugian yang dialami Persebaya Surabaya saat menghadapi Persija Jakarta tanpa Francisco Rivera. Statistik membuktikan betapa besarnya peran sang gelandang bagi Green Force.
Pertama, Rivera adalah pemain dengan rating tertinggi di Persebaya Surabaya musim ini, yakni 7.62. Angka ini menunjukkan ia merupakan pemain paling konsisten dan berpengaruh dalam permainan tim.
Kedua, Rivera merupakan top skor Persebaya Surabaya dengan koleksi 7 gol musim ini. Tanpa dirinya, Persebaya Surabaya kehilangan salah satu sumber utama gol mereka dalam pertandingan sulit melawan Persija.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
