Bambang Pamungkas (kiri) bersama Rendi Irwan. (Dok. Persija)
JawaPos.com — Momen emosional perpisahan Bambang Pamungkas bersama Persija Jakarta berubah menjadi malam yang pahit bagi Macan Kemayoran. Persebaya Surabaya datang ke Stadion Gelora Bung Karno pada 17 Desember 2019 dan merusak pesta perpisahan sang legenda dengan kemenangan 2-1.
Sejak awal laga, Persebaya Surabaya menunjukkan determinasi tinggi untuk meraih tiga poin. Hanya butuh delapan menit bagi Osvaldo Haay untuk membungkam ribuan The Jakmania yang memadati stadion dengan gol pembuka.
Gol itu berawal dari pergerakan David Da Silva yang gagal diantisipasi oleh Xandao. Umpan silangnya ke kotak penalti disambut Osvaldo yang tanpa kesulitan menaklukkan Andritany Ardhiyasa.
Tak butuh waktu lama, Osvaldo hampir mencetak gol keduanya pada menit ke-14. Namun, penguasaan bola yang kurang sempurna membuat Fachrudin Aryanto berhasil menggagalkan peluang emas itu.
Persebaya Surabaya tetap tampil agresif meski sudah unggul satu gol. Sepuluh menit berselang, mereka sukses menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat.
Abu Rizal Maulana melepaskan umpan panjang ke area pertahanan Persija. Osvaldo dengan cerdik menyodorkan bola ke Diogo Campos yang langsung melepaskan tendangan keras tanpa kontrol.
Andritany yang sudah berusaha menutup ruang tembak tak mampu mencegah bola bersarang ke gawangnya. Persebaya Surabaya pun unggul 2-0 di depan ribuan suporter Persija yang terdiam melihat timnya tertinggal.
Persija mencoba bangkit setelah tertinggal dua gol di babak pertama. Momentum akhirnya didapat ketika Ramdani Lestaluhu melepaskan tembakan yang mengenai tangan Otavio Dutra di kotak penalti.
Wasit Faulur Rosy tak ragu menunjuk titik putih di menit ke-29. Marko Simic maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya gagal berbuah gol setelah bola dimentahkan oleh kiper Persebaya Surabaya.
Beruntung bagi Persija, bola muntah kembali jatuh ke kaki Simic. Tanpa kesalahan kedua, ia langsung menceploskan bola ke gawang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Di menit-menit akhir babak pertama, Persija hampir menyamakan kedudukan lewat sundulan Sandi Sute. Namun, bola masih melenceng dari sasaran, membuat Persebaya Surabaya tetap unggul saat turun minum.
Masuk ke babak kedua, Persija tampil lebih agresif dan mendominasi permainan. Selama 15 menit pertama, mereka terus mengurung pertahanan Persebaya Surabaya, tetapi gagal menembus barisan belakang yang solid.
Pelatih Aji Santoso merespons tekanan Persija dengan memasukkan Irfan Jaya menggantikan Oktafianus Fernando pada menit ke-53. Pergantian ini menunjukkan Persebaya Surabaya tak mau hanya bertahan meski sedang unggul.
Di sisi lain, David Da Silva yang bersinar di babak pertama mulai kesulitan menembus pertahanan Persija. Xandao yang terus mengawalnya membuat striker asal Brasil itu tak mampu memberikan ancaman berarti.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
