Dua pemain Persija Jakarta, Maciej Gajos dan Gustavo Almeida mendapat kartu merah di laga kontra Arema FC (Dok. Persija Jakarta)
Jawapos.com - Mental bertanding penggawa Persija Jakarta diuji dalam partai terakhir pekan ke-26 Liga 1 kontra Arema FC, Minggu (9/3) malam. Macan Kemayoran terpaksa bermain dengan sembilan orang setelah dua pemainnya diusir wasit bahkan sebelum babak pertama usai.
Membawa modal positif dari pekan sebelumnya kala mampu mengandaskan PSIS Semarang 2-0, Persija Jakarta percaya diri menatap laga melawan Singo Edan. Berupaya untuk melanjutkan catatan apik tersebut, Hansamu Yama dkk. tidak ragu untuk menargetkan tiga poin di kandang.
Berbeda dengan tuan rumah, Arema FC datang ke markas Macan Kemayoran dengan membawa hasil minor yang mereka dapatkan di kandang Malut United pekan lalu. Pasukan Ze Gomes itu harus mengakui keunggulan Laskar Kie Raha dengan skor 2-1.
Meski demikian, penampilan di lapanganlah yang menjadi faktor penentu hasil pertandingan. Walaupun hingga babak pertama usai kedua tim masih bermain imbang tanpa gol, Carlos Pena harus memutar otaknya lebih keras sebab timnya hanya akan bermain dengan sembilan orang di waktu yang tersisa.
Malapetaka bagi Persija Jakarta dimulai ketika Maciej Gajos harus menerima hukuman kartu merah di menit 22 usai melanggar bek Arema FC, Achmad Maulana.
Belum sempat penggawa Macan Kemayoran menyesuaikan diri dengan keadaan, 15 menit berselang giliran juru gedor mereka, Gustavo Almeida yang harus dikirim wasit untuk mandi lebih cepat.
Menanggapi situasi yang dialami Persija Jakarta, tim tamu lantas mencoba memanfaatkan keadaan dengan meningkatkan intensitas serangan.
Statistik menunjukkan Persija Jakarta belum sama sekali mencatatkan tembakan tepat sasaran berbanding dengan tiga tembakan milik Singo Edan. Johan Alfarizi dkk. juga menguasai permainan dengan 61% berbanding 39% penguasaan bola Persija Jakarta.
Meski unggul dalam jumlah tembakan dan penguasaan bola, Arema FC masih memiliki permasalahan dalam penyelesaian akhir sehingga belum ada satupun gol yang tercipta.
Kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk mengamankan poin sempurna di laga kali ini. Menarik untuk menyimak jalannya babak kedua dan mengamati perubahan taktik, cara bermain, dan strategi masing-masing tim.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
