
Persebaya Surabaya siap hadapi laga Liga 1 di bulan Ramadhan. (Media Persebaya)
JawaPos.com—Persebaya Surabaya menunjukkan performa luar biasa pada Ramadhan 2025 dengan kemenangan telak 4-1 atas Persib Bandung. Kemenangan ini bukan hanya menjaga posisi Green Force di papan atas, tetapi juga menjadi sinyal kuat mereka siap bersaing merebut gelar Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Paul Munster kembali membuktikan kualitas sebagai pelatih jempolan. Strategi jitu yang diterapkannya membuat Persebaya Surabaya tampil trengginas di tengah jadwal padat dan tantangan fisik selama bulan puasa.
Persib Bandung menjadi korban pertama ketajaman taktik Munster di bulan Ramadhan ini. Kemenangan telak atas tim pemuncak klasemen itu memperkecil jarak Persebaya Surabaya menjadi hanya tujuh poin.
Saat ini, Persebaya Surabaya berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 44 poin. Mereka terus menempel ketat dua tim di atasnya dalam persaingan menuju puncak.
Paul Munster mengaku tidak terlalu memikirkan kondisi Persib dalam laga tersebut. Baginya, fokus utama adalah menyiapkan timnya agar selalu siap tempur di setiap pertandingan.
Pelatih asal Irlandia Utara ini juga menegaskan tidak ada pengecualian dalam persiapan tim meskipun berada di bulan puasa. Semua laga dianggap penting dan disiapkan dengan maksimal.
"Saya tidak tahu (bagaimana itu berdampak ke Persib), tapi ini Ramadhan, kami hanya fokus kepada persiapan menghadapi pertandingan, saya tidak ada pengecualian. Tapi pertandingan menghadapi Persib sudah selesai. Saya hanya akan fokus menghadapi PSM,” ujar Munster, Selasa (4/3).
Munster memahami dengan baik budaya Ramadhan dan tantangan yang menyertainya. Pengalamannya melatih di negara dengan mayoritas muslim menjadi modal penting dalam menjaga performa tim.
“Saya tidak tahu bagaimana persiapan Persib saat itu, tapi seperti yang saya bilang, persiapan kami sangat bagus. Jadi saya paham ini Ramadhan, saya punya pengalaman dengan budaya umat muslim,” ujar Munster.
Untuk mendukung kebugaran pemain selama puasa, Persebaya Surabaya bahkan menyiapkan cemilan khusus. Perhatian pada detail kecil seperti ini menjadi bagian dari strategi Munster menjaga kondisi tim.
Persiapan matang yang dilakukan terbukti membuahkan hasil saat Persebaya Surabaya membungkam Persib Bandung. Permainan atraktif dan efektif menjadi kunci kemenangan besar tersebut.
“Jadi kami melakukan apapun, seperti membawa cemilan, dan ketika menghadapi Persib kemarin persiapan kami sangat bagus. Tapi kita akan melakukan hal yang sama kepada semua pertandingan di bulan Ramadhan dengan persiapan yang terbaik yang bisa kita lakukan,” ujar Munster.
Kini, Persebaya Surabaya dihadapkan pada tantangan berikutnya melawan PSM Makassar. Laga tandang ini menjadi ujian konsistensi bagi Green Force.
PSM Makassar juga sedang dalam tren positif setelah menang 3-1 atas Madura United. Duel dua tim besar ini dipastikan berlangsung sengit.
Statistik Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini cukup impresif dengan 13 kemenangan, tujuh kekalahan, dan lima hasil imbang dari 25 laga. Mereka mencetak 30 gol dan kebobolan 27 kali.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
