Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Maret 2025 | 00.35 WIB

Jelang Lawan PSIS Semarang, Striker Persija Jakarta Yandi Sofyan Bagikan Tips Tetap Bugar Selama Bulan Ramadhan

Yandi Sofyan ketika bermain untuk Persija Jakarta melawan Barito Putera (Dok. Yandi Sofyan)

JawaPos.com - Memasuki bulan Ramadhan, kompetisi Liga 1 menyesuaikan dengan jadwal selama bulan Ramadhan untuk mengakomodir kebutuhan ibadah Ramadhan para pemain. PT LIB selaku organisasi yang berwenang memundurkan seluruh jadwal pertandingan dari sebelumnya pukul 19.30 WIB menjadi 20.30 WIB.

Untuk beberapa stadion yang memiliki zona waktu berbeda seperti Malut United tidak mendapat perubahan jadwal dan tetap bermain pukul 19.30 WIB. Kemudian, Semen Padang dimundurkan setengah jam lebih menjadi pukul 21.00. WIB.

Perubahan jadwal selama bulan Ramadhan ini nampaknya tidak berpengaruh banyak untuk penyerang lokal Persija Jakarta, Yandi Sofyan. Mantan pemain Persikabo 1973 itu mengaku bahwa bermain sepak bola menjadi lebih malam selama bulan Ramadhan tidak berpengaruh banyak untuk kondisi fisik pemain. 

"Saya merasa bahwa tidak ada kendala yang berarti kalau harus bermain malam. Para pemain masih punya banyak waktu persiapan sebelum pertandingan setelah berbuka puasa," tutur adik kandung mantan timnas Indonesia, Zaenal Arif.

Yandi Sofyan membeberkan bahwa para pemain perlu menjaga kondisi tubuh agar tetap prima selama bulan Ramadhan.

"Kita banyak contohnya dari pemain di luar negeri ketika bulan Ramadhan masih tetap menjalankan ibadah puasa saat hari pertandingan. Jadi sebenarnya berpuasa bagi pemain sepak bola seharusnya tidak ada masalah sama sekali," tambah Yandi Sofyan.

Persija Jakarta akan menghadapi PSIS Semarang di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, pada Selasa (4/3) malam. Macan Kemayoran bertekad mengakhiri paceklik kemenangan dan untuk menjaga posisi 4 besar tetap di genggaman.

Kehilangan poin-poin penting di tiga laga terakhir membuat posisi Persija Jakarta berada dalam ancaman serius dari pesaing-pesaingnya. Apalagi, tim-tim di peringkat atas juga baru saja meraih hasil positif sehingga membuat Persija Jakarta tak punya pilihan lain selain menang.

"Yang paling penting bagi kita sebagai pemain sepak bola profesional adalah menjaga gaya hidup sehari-hari. Menjaga asupan cairan agar tidak mudah dehidrasi dan menjaga nutrisi yang masuk ke tubuh ketika berbuka dan waktu sahur. Kalau semua terjaga, pemain akan terbantu dengan performa yang tetap baik selama pertandingan," beber tips Yandi Sofyan selama menjalani ibadah puasa Ramadhan. 

Persija Jakarta mendapat jatah dua laga kandang berturut-turut seperti melawan PSIS Semarang besok malam dan melawan Arema FC pada Minggu (9/3) malam. Namun, penampilan Persija Jakarta akan terasa hampa lantaran saat ini Macan Kemayoran sedang terkena hukuman larangan kehadiran suporter di laga kandang. Imbas dari kerusuhan yang terjadi di luar stadion ketika pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung.

Persija Jakarta berharap berkah Ramadhan untuk bisa meraup kemenangan melawan PSIS Semarang. Tiga poin penting dari Laskar Mahesa Jenar bakal mengamankan posisi Persija tetap aman di peringkat 4 besar. Apalagi pelatih Carlos Pena sudah menargetkan posisi 4 besar hingga akhir musim Liga 1 2024-25. Tentu, Persija Jakarta tidak ingin kehilangan muka akibat kehilangan poin-poin penting lagi.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore