
Paul Munster optimistis bawa Persebaya Surabaya berjuang di papan atas Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan usai hasil buruk di Liga 1 2024/2025. Kekalahan 0-2 dari Dewa United di Stadion Pakansari pada pekan ke-24 membuat posisi pelatih Paul Munster makin terancam. Kekalahan tersebut membuat Persebaya Surabaya turun ke peringkat ketiga klasemen sementara. Green Force baru mengoleksi 41 poin dan hanya mengumpulkan satu poin dalam enam pertandingan terakhir.
Rentetan hasil buruk ini memicu reaksi keras dari Bonek dan Bonita. Suporter menagih janji manajemen yang sebelumnya menyatakan akan mengevaluasi posisi Munster usai laga melawan PSBS Biak dan Dewa United.
Sebelum menghadapi dua laga krusial tersebut, Persebaya Surabaya juga menelan kekalahan pahit dari Persis Solo. Bertanding di Stadion Manahan, mereka tumbang 1-2, membuat situasi tim makin memanas.
Dari enam laga terakhir, Persebaya Surabaya kalah lima kali dan hanya meraih satu hasil imbang. Satu-satunya poin didapat saat bermain 1-1 melawan Persita Tangerang di Gelora Bung Tomo.
Manajemen Persebaya Surabaya sebelumnya sudah memberi ultimatum kepada Paul Munster. Direktur operasional Candra Wahyudi menegaskan nasib Munster akan ditentukan dari hasil dua laga melawan PSBS Biak dan Dewa United.
”Dengan hasil di Solo ini, dan memperhatikan permainan Persebaya sejak memasuki putaran kedua, manajemen Persebaya akan menentukan posisi Coach Paul Munster dalam dua pertandingan ke depan, melawan PSBS Biak dan Dewa United,” katas Candra Wahyudi, Direktur Operasional Persebaya.
Persebaya Surabaya sempat memberi harapan saat menang 1-0 atas PSBS Biak pada pekan ke-23. Namun kekalahan 0-2 dari Dewa United membuat situasi kembali genting.
Manajemen pun langsung mengambil tindakan dengan memanggil Paul Munster untuk evaluasi. Pertemuan itu membahas performa tim dan hasil dua pertandingan terakhir.
Hasilnya, Persebaya Surabaya memutuskan memberi Munster satu kesempatan terakhir. Laga melawan Persib Bandung pada 1 Maret 2025 akan jadi penentu nasib pelatih asal Irlandia Utara itu. Candra Wahyudi menegaskan targetnya adalah kemenangan. Jika Persebaya Surabaya gagal menang melawan Persib, laga itu akan menjadi pertandingan terakhir Munster bersama Green Force.
”Manajemen Persebaya telah memanggil Coach Paul Munster untuk mendiskusikan situasi terkini, termasuk evaluasi dua pertandingan terakhir melawan PSBS dan Dewa United. Hasilnya, manajemen memberi kesempatan kepada Coach Munster untuk membuktikan pada pertandingan melawan Persib Bandung pada 1 Maret nanti. Ini kesempatan terakhir, targetnya adalah menang. Jika tidak, ini akan menjadi pertandingan terakhir Coach Munster,” Candra Wahyudi, Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Minggu (23/2/2025).
Situasi ini membuat laga melawan Persib di Stadion Gelora Bung Tomo jadi laga hidup mati. Tekanan besar ada di pundak Paul Munster untuk mengangkat performa tim.
Persebaya Surabaya memang masih punya peluang bersaing di papan atas. Dengan 12 pertandingan tersisa hingga Mei, setiap poin sangat krusial dalam perburuan gelar juara.
Namun, untuk bisa kembali ke jalur kemenangan, Munster harus segera menemukan solusi. Performa Persebaya Surabaya yang anjlok sejak putaran kedua jadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Bonek dan Bonita tentu berharap Persebaya Surabaya bangkit di laga melawan Persib. Dukungan penuh dari tribun bisa jadi motivasi tambahan bagi para pemain.
Para pemain juga dituntut untuk tampil habis-habisan demi menyelamatkan posisi pelatih mereka. Laga ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga soal nasib Paul Munster.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
