Selebrasi Beckham Putra saat merayakan gol ke gawang Persija. (@beckham_put7)
JawaPos.com- Persib Bandung harus menerima kenyataan pahit saat menjamu Madura United dalam laga pekan ke-24 Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (22/2). Selain hasil imbang 0-0 yang kurang memuaskan, Maung Bandung juga kehilangan salah satu pemain andalannya, Beckham Putra, yang mendadak dilarang bermain akibat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas keputusan PSSI yang begitu mendadak. Sehari sebelum laga kontra Madura United, surat dari Komdis PSSI tiba-tiba datang, mengabarkan bahwa Beckham Putra dijatuhi sanksi larangan bermain selama tiga pertandingan dan denda Rp75 juta.
"Kami sudah berlatih selama lima hari dengan Beckham dalam skema utama. Namun, semalam sebelum laga, Komdis PSSI tiba-tiba memberi tahu bahwa ia dilarang bermain. Ini sangat tidak profesional," ujar Hodak.
Menurutnya, keputusan ini tak masuk akal karena kejadian yang menjadi dasar sanksi sudah berlalu hampir seminggu. Beckham Putra dihukum karena selebrasi ‘tiris’ saat Persib menghadapi Persija Jakarta pada 16 Februari di Stadion Patriot Candrabhaga. Saat itu, Beckham melakukan gestur menyilangkan tangan di dada setelah memberikan assist kepada David da Silva, yang kemudian mencetak gol penyeimbang 2-2.
Selebrasi tersebut dinilai memicu emosi suporter tuan rumah dan dianggap sebagai bentuk provokasi oleh Komdis PSSI. Akibatnya, Beckham dilarang tampil dalam tiga pertandingan, termasuk laga kontra Madura United, Persebaya Surabaya, dan Persik Kediri.
Ketidakhadiran Beckham tentu mengganggu rencana permainan Persib. Hodak menegaskan bahwa keputusan ini berdampak besar karena mereka harus merombak strategi secara mendadak.
"Bagaimana mungkin sebuah liga profesional mengeluarkan keputusan sesaat sebelum pertandingan? Ini tidak bisa dipercaya. Mereka harus lebih profesional," tegas pelatih asal Kroasia itu.
Tak hanya itu, Hodak juga membandingkan insiden ini dengan kejadian serupa musim lalu. Pada Liga 1 2023/2024, Persib juga pernah mengalami keputusan kontroversial ketika sanksi untuk Alberto Rodriguez mendadak dialihkan ke Nick Kuipers hanya beberapa jam sebelum laga melawan PSIS Semarang. Saat itu, Komdis PSSI akhirnya mengakui kesalahan mereka, namun tampaknya kejadian serupa kembali terulang.
Tak hanya dari Hodak, keputusan ini juga menuai banyak reaksi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari eks asisten pelatih Persib, Manuel Cascallana, yang pernah bekerja sama dengan Luis Milla.
Hal ini semakin mempertegas bahwa banyak pihak menilai keputusan PSSI sebagai sesuatu yang tidak masuk akal. Bahkan, beberapa pengamat sepak bola nasional mulai mempertanyakan standar yang digunakan Komdis PSSI dalam menjatuhkan hukuman.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
