Legenda Persebaya Surabaya Aji Santoso kini sedang berjuang bersama PSPS Pekanbaru menembus Liga 1 Indonesia musim depan. (Media PSPS Pekanbaru)
JawaPos.com — Aji Santoso kembali membuktikan kepiawaiannya dalam dunia kepelatihan. Setelah berpisah dengan Persebaya Surabaya, ia kini fokus membawa PSPS Pekanbaru meraih tiket promosi ke Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Sejak bergabung pada 10 Juni 2024, Aji langsung memberikan dampak positif bagi PSPS yang tampil solid sepanjang musim Liga 2 Indonesia 2024/2025.
Selama 22 pertandingan bersama PSPS, Aji mencatatkan 10 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Catatan tersebut mengantarkan PSPS menembus babak 8 besar, bersaing dengan tim-tim kuat lainnya demi satu tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sayangnya, di pekan keenam Grup X 8 Besar Liga 2, PSPS harus takluk 1-2 dari PSIM Yogyakarta di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/2/2025).
Kekalahan tersebut membuat PSPS gagal meraih tiket langsung ke Liga 1 dan harus menjalani laga playoff. Mereka akan bertemu dengan runner-up Grup Y 8 Besar Liga 2 untuk memperebutkan satu slot terakhir promosi.
Pertandingan ini akan menjadi ujian terbesar bagi Aji dalam membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih berpengalaman.
Di tengah perjuangannya bersama PSPS, nama Aji Santoso justru kembali santer diperbincangkan oleh Bonek. Suporter fanatik Persebaya Surabaya itu menginginkan sang legenda kembali menangani Green Force, mengingat performa tim yang menurun di bawah kepemimpinan Paul Munster.
Persebaya Surabaya sempat mengalami periode buruk dengan enam laga tanpa kemenangan sebelum akhirnya bangkit dengan mengalahkan PSBS Biak di pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Desakan kepada Paul Munster untuk mundur semakin kencang setelah rangkaian hasil negatif tersebut. Banyak Bonek yang menyebut nama Aji Santoso sebagai kandidat ideal untuk kembali menukangi Persebaya Surabaya.
Aji bukanlah sosok asing di Surabaya, ia pernah melatih Green Force sejak 2019 hingga 2023, mencatatkan 91 pertandingan dengan rataan 1,66 poin per laga.
Manajemen Persebaya Surabaya sendiri saat ini masih memberikan kesempatan kepada Paul Munster untuk membuktikan kualitasnya. Ia diberi target dalam dua laga terdekat, yakni di pekan ke-23 dan 24, sebelum nasibnya diputuskan.
Jika Munster gagal memenuhi ekspektasi, maka peluang Aji untuk kembali ke Persebaya Surabaya bisa saja terbuka lebar.
Meski diinginkan oleh banyak pihak, fokus utama Aji saat ini tetap membawa PSPS ke Liga 1. Ia menyadari tantangan besar yang dihadapinya, terutama di babak playoff yang akan menentukan nasib timnya.
Dengan pengalamannya, Aji diyakini memiliki strategi dan pendekatan yang tepat untuk membawa PSPS mencapai target promosi.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
