
Rafinha, striker tajam milik PSIM Jogjakarta memiliki andil besar dalam kembalinya Laskar Mataram ke Liga 1 musim depan. (Instagram @raffinha07)
JawaPos.com - PSIM Jogjakarta dipastikan promosi ke Liga 1 musim depan setelah berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1 dalam babak 8 besar Grup X Liga 2 2024/2025 pada hari Senin (17/2) sore. Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Rafael de Sa Rodrigues, atau yang lebih akrab dipanggil Rafinha. Pemain asal Brasil ini memiliki kontribusi besar terhadap kesuksesan PSIM kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sejak didatangkan dari PSCS Cilacap pada Juli 2024, Rafinha langsung menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang utama PSIM. Sebelumnya, di PSCS, Rafinha sudah mencatatkan sembilan gol dalam 17 pertandingan di Liga 2. Begitu bergabung dengan Laskar Maataram, Rafinha semakin menjadi tumpuan di lini depan bersama Arya Gerryan dan Muhammad Fariz.
Pemain berusia 32 tahun ini memang memiliki kemampuan yang luar biasa di lini serang Laskar Mataram. Dalam 15 pertandingan Liga 2 2024 bersama PSIM, Rafinha berhasil mencetak 12 gol. Bahkan, dalam lima laga babak 8 besar Liga 2, ia mencetak enam gol, salah satunya lewat eksekusi penalti panenka yang spektakuler saat melawan PSPS Pekanbaru. Total, Rafinha telah mencetak 18 gol dari 20 pertandingan bersama PSIM musim ini.
Rafinha bukan hanya dikenal dengan kecepatan, tetapi juga kemampuan teknik individu yang tinggi dan penyelesaian akhir yang mematikan. Dengan gaya bermain yang sangat mengesankan, Rafinha tampil sebagai penyerang bertipe complete forward, yaitu pemain yang mampu berkontribusi dalam berbagai aspek permainan, baik dalam hal mencetak gol maupun membantu serangan tim.
Kemampuan serba bisa ini membuat Rafinha menjadi sosok yang diminati oleh banyak klub Liga 1. Performanya yang konsisten dan catatan gol yang luar biasa menjadikan pemain ini berpotensi dilirik oleh tim-tim Liga 1 yang membutuhkan penyerang berkualitas.
Setelah musim yang impresif bersama PSIM, harga pasar Rafinha meningkat pesat. Menurut situs transfermarkt, nilai pasarnya kini mencapai sekitar Rp 2.61 miliar, yang menunjukkan pengaruh besar yang ia bawa bagi tim. Kini, bagi klub Liga 1 yang berminat untuk mendatangkan Rafinha, mereka harus siap menebus harga sang pemain yang semakin tinggi.
Dengan kemampuan luar biasa dan kontribusinya yang vital di musim ini, Rafinha membuktikan bahwa ia merupakan salah satu penyerang terbaik di Liga 2, dan kini peluangnya untuk melangkah ke Liga 1 menjadi kenyataan pada musim depan. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah ia tetap bersama PSIM atau memilih hengkang ke klub lain yang menaruh minat pada dirinya.
PSIM Yogyakarta berterima kasih pada kontribusi besar Rafinha yang menjadi salah satu faktor utama dalam keberhasilan mereka promosi ke Liga 1. Dengan kualitas yang dimilikinya, tak heran jika pemain ini akan menjadi buruan klub-klub Liga 1 yang membutuhkan penyerang tajam untuk musim depan.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
