
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel. (Dok. PSIM Yogyakarta)
JawaPos.com - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel, mengaku menikmati pengalaman pertamanya bekerja di Indonesia setelah menuntaskan musim 2025/26 di ajang BRI Super League.
Juru taktik asal Belanda itu menilai kompetisi sepak bola Indonesia menawarkan tantangan yang berbeda sekaligus memberikan pengalaman berharga dalam karier kepelatihannya.
Musim lalu menjadi debut Van Gastel di sepak bola Indonesia. Meski berstatus sebagai tim promosi, PSIM mampu tampil cukup kompetitif dan sempat mengejutkan banyak pihak dengan menembus enam besar klasemen pada putaran pertama kompetisi.
Baca Juga:Rumor Transfer PSIS Memanas! Penyerang PSIM asal Inggris Deri Corfe Disebut Siap Gabung Musim Depan
Hingga akhir musim, Laskar Mataram berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ke-11 dengan koleksi 45 poin.
Dari total 34 pertandingan, PSIM mencatatkan 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 11 kekalahan. Tim asal Yogyakarta tersebut juga membukukan 43 gol serta kebobolan 44 kali sepanjang musim.
Van Gastel mengungkapkan bahwa salah satu hal yang paling menantang selama bekerja di Indonesia adalah proses adaptasi terhadap jadwal perjalanan tandang yang cukup panjang. Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan pengalaman yang pernah ia rasakan di Eropa.
Baca Juga:Rumor ke Persija Jakarta Menguat, Shin Tae-yong Masih Terikat Kontrak di Timnas F7 Indonesia
"Saya sangat menikmati tahun pertama saya di sini. Banyak sekali perjalanan yang harus dilalui sehingga saya harus beradaptasi dengan hal tersebut," ujar Van Gastel.
Ia mencontohkan beberapa laga tandang yang mengharuskan tim menghabiskan waktu hingga beberapa hari di perjalanan. Situasi tersebut menjadi pengalaman baru yang menuntut kesiapan fisik maupun mental seluruh anggota tim.
Selain tantangan perjalanan, Van Gastel juga terkesan dengan atmosfer pertandingan di Indonesia.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
