Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Februari 2025 | 03.22 WIB

Deretan Nazar Unik Brajamusti saat PSIM Yogyakarta Promosi ke Liga 1, Bagi-Bagi Nasi Kucing Gratis, Cukur Gundul, hingga Giveaway Jersey

PSIM Yogyakarta resmi promosi ke Liga 1 musim depan (Dok. PSIM)

JawaPos.com - PSIM Yogyakarta resmi promosi ke Liga 1 setelah penantian panjang selama 19 tahun. Kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Mandala Krida menjadi momen bersejarah bagi Laskar Mataram. Gol dari Raffinha dan Roken Tampubolon memastikan tiket promosi, sementara PSPS hanya mampu membalas melalui Ilham Fathoni.

Di tengah euforia keberhasilan PSIM, seorang pendukung fanatik bernama Andreas Rah Aji Ragil Pangestu mencuri perhatian. Andreas, yang merupakan anggota Brajamusti, memiliki nazar unik untuk merayakan promosi tim kesayangannya. Bukan sekadar selebrasi biasa, ia telah menyiapkan serangkaian aksi sebagai bentuk rasa syukur.

Salah satu nazar yang ia jalankan adalah membagikan nasi kucing gratis dengan jumlah sesuai nomor punggung pencetak gol pertama PSIM di laga final kontra Bhayangkara FC. 

"Kalau yang cetak gol Raffinha, dia kan nomor 91, jadi saya akan bagi-bagi 91 nasi kucing," ungkapnya. Aksi ini mendapat apresiasi dari sesama suporter yang turut merayakan keberhasilan PSIM.

Tak hanya itu, Andreas juga mengadakan giveaway jersey PSIM Yogyakarta melalui akun fanbase @ayodukungpsim. 

"Nanti mau giveaway juga. Caranya mudah, upload euforia kalian waktu dukung PSIM di Instagram, kemudian tag akun @ayodukungpsim. Nanti kita infokan lebih lanjut, pantengin terus IG-nya," tambahnya. Inisiatif ini disambut antusias oleh para pendukung PSIM yang ingin memiliki kenang-kenangan spesial dari momen bersejarah ini.

Andreas Rah Aji Ragil Pangestu, pendukung setia PSIM Yogyakarta (Alvin Fahrizal Bayyuni/JawaPos.com)

Selain dua aksi tersebut, Andreas juga menepati janji lainnya, yakni mencukur rambutnya hingga gundul sebagai simbol pengorbanan dan kebanggaan atas promosi PSIM. 

"Saya sudah lama menunggu momen ini, dan akhirnya bisa melihat PSIM di Liga 1. Jadi sebagai bentuk nazar saya, rambut ini harus plontos," ujarnya dengan bangga.

Andreas sendiri dikenal sebagai sosok suporter yang selalu setia mendukung PSIM, meskipun sebelumnya ia memilih tidak masuk ke dalam stadion sepanjang musim sebagai bentuk protes terhadap manajemen. 

"Tiap musim selalu dijanjikan promosi, tapi nyatanya gagal terus. Makanya saya memilih mendukung dengan cara berbeda. Saya tetap datang ke stadion untuk menjaga silaturahmi, tapi tidak masuk ke dalam," ujarnya.

Namun, ketika PSIM akhirnya memastikan promosi, tekadnya runtuh di menit ke-90. Ia tak kuasa menahan haru dan masuk ke stadion hanya untuk menyanyikan anthem 'Aku Yakin Dengan Kamu' bersama suporter lain. 

"Saya masuk ke stadion di menit ke-90, cuma buat nyanyi anthem 'Aku Yakin Dengan Kamu'. Rasanya luar biasa, akhirnya bisa menyanyikan lagu itu lagi sambil menangis," ungkapnya.

Momen ini menjadi bukti kecintaan suporter sejati terhadap klub kebanggaannya. Andreas berharap PSIM bisa menutup musim dengan kemenangan di final Liga 2 sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dengan nazar yang telah ia tepati, ia semakin yakin bahwa perjalanan PSIM di Liga 1 akan penuh semangat dan dukungan yang lebih besar dari para suporter setia.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore