PSIM Yogyakarta resmi promosi ke Liga 1 musim depan (Dok. PSIM)
JawaPos.com - PSIM Yogyakarta resmi promosi ke Liga 1 setelah penantian panjang selama 19 tahun. Kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru di Stadion Mandala Krida menjadi momen bersejarah bagi Laskar Mataram. Gol dari Raffinha dan Roken Tampubolon memastikan tiket promosi, sementara PSPS hanya mampu membalas melalui Ilham Fathoni.
Di tengah euforia keberhasilan PSIM, seorang pendukung fanatik bernama Andreas Rah Aji Ragil Pangestu mencuri perhatian. Andreas, yang merupakan anggota Brajamusti, memiliki nazar unik untuk merayakan promosi tim kesayangannya. Bukan sekadar selebrasi biasa, ia telah menyiapkan serangkaian aksi sebagai bentuk rasa syukur.
Salah satu nazar yang ia jalankan adalah membagikan nasi kucing gratis dengan jumlah sesuai nomor punggung pencetak gol pertama PSIM di laga final kontra Bhayangkara FC.
"Kalau yang cetak gol Raffinha, dia kan nomor 91, jadi saya akan bagi-bagi 91 nasi kucing," ungkapnya. Aksi ini mendapat apresiasi dari sesama suporter yang turut merayakan keberhasilan PSIM.
Tak hanya itu, Andreas juga mengadakan giveaway jersey PSIM Yogyakarta melalui akun fanbase @ayodukungpsim.
"Nanti mau giveaway juga. Caranya mudah, upload euforia kalian waktu dukung PSIM di Instagram, kemudian tag akun @ayodukungpsim. Nanti kita infokan lebih lanjut, pantengin terus IG-nya," tambahnya. Inisiatif ini disambut antusias oleh para pendukung PSIM yang ingin memiliki kenang-kenangan spesial dari momen bersejarah ini.
Andreas Rah Aji Ragil Pangestu, pendukung setia PSIM Yogyakarta (Alvin Fahrizal Bayyuni/JawaPos.com)
Selain dua aksi tersebut, Andreas juga menepati janji lainnya, yakni mencukur rambutnya hingga gundul sebagai simbol pengorbanan dan kebanggaan atas promosi PSIM.
"Saya sudah lama menunggu momen ini, dan akhirnya bisa melihat PSIM di Liga 1. Jadi sebagai bentuk nazar saya, rambut ini harus plontos," ujarnya dengan bangga.
Andreas sendiri dikenal sebagai sosok suporter yang selalu setia mendukung PSIM, meskipun sebelumnya ia memilih tidak masuk ke dalam stadion sepanjang musim sebagai bentuk protes terhadap manajemen.
"Tiap musim selalu dijanjikan promosi, tapi nyatanya gagal terus. Makanya saya memilih mendukung dengan cara berbeda. Saya tetap datang ke stadion untuk menjaga silaturahmi, tapi tidak masuk ke dalam," ujarnya.
Namun, ketika PSIM akhirnya memastikan promosi, tekadnya runtuh di menit ke-90. Ia tak kuasa menahan haru dan masuk ke stadion hanya untuk menyanyikan anthem 'Aku Yakin Dengan Kamu' bersama suporter lain.
"Saya masuk ke stadion di menit ke-90, cuma buat nyanyi anthem 'Aku Yakin Dengan Kamu'. Rasanya luar biasa, akhirnya bisa menyanyikan lagu itu lagi sambil menangis," ungkapnya.
Momen ini menjadi bukti kecintaan suporter sejati terhadap klub kebanggaannya. Andreas berharap PSIM bisa menutup musim dengan kemenangan di final Liga 2 sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dengan nazar yang telah ia tepati, ia semakin yakin bahwa perjalanan PSIM di Liga 1 akan penuh semangat dan dukungan yang lebih besar dari para suporter setia.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
