
Rizky Ridho (kiri) bek Persija berduel dengan Ciro Alves (kanan) winger Persib. (Instagram Persija)
JawaPos.com-Apa jadinya jika tim yang belum pernah kalah di kandang akan bertanding melawan tim jago tandang? Pertanyaan itu akan terjawab sore ini. Tepatnya saat Persija Jakarta bertanding melawan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat (siaran langsung Indosiar pukul 15.30 WIB).
Ya, musim ini, Macan Kemayoran -julukan Persija- belum tersentuh kekalahan di kandang. Sepuluh laga home Persija berakhir dengan 6 kemenangan dan 4 hasil imbang. Sedangkan 11 laga away Persib berakhir dengan 6 kemenangan dan 5 hasil imbang. Musim ini, Persib baru kalah sekali. Yaitu, kalah di kandang saat menjamu Dewa United. Saat itu, Persib kalah 0-2.
Meski Persija punya rekor bagus di kandang, mengalahkan Maung Bandung jelas bukan perkara yang mudah. Apalagi, Persija sedang berada dalam tren yang kurang bagus. Belum pernah menang dalam tiga laga beruntun. Yaitu, mendapat dua kali imbang dan sekali kalah. Ditambah, Stadion Patriot Candrabhaga belum menjadi rumah yang bertuah bagi skuad Macan Kemayoran. Debut Persija di Stadion Patriot musim ini berakhir dengan hasil imbang 2-2 saat menjamu PSBS Biak.
Meski demikian, pelatih Persija Carlos Pena tahu betapa bergengsinya pertemuan Macan Kemayoran dengan tim berjuluk Maung Bandung itu. Artinya, target kemenangan menjadi harga mati yang harus dikejar. Tidak boleh meleset.
"Besok (hari ini, Red) akan menjadi laga yang besar. Kedua tim sejauh ini telah melakukan yang terbaik. Kami akan bertanding dengan versi terbaik kami," ucap pelatih asal Spanyol itu kemarin.
Pena telah mengevaluasi kekalahan timnya oleh Dewa United pekan lalu. Saat kalah 1-2 oleh Dewa United, dua gol lawan dicetak berkat kesalahan individu Persija yang menghasilkan penalti bagi lawan. Penalti pertama untuk Dewa United diberikan setelah kiper Carlos Eduardo melakukan pelanggaran serius di kotak terlarang yang membuatnya dikartu merah wasit. Sedangkan penalti kedua Dewa United diberikan wasit setelah Rizky Ridho menjatuhkan lawan.
Kartu merah menjadi concern Pena. Sebab, dalam pertemuan melawan Persib pada putaran pertama, pemain Persija juga ada yang terkena kartu merah. Yaitu, Firza Andika. Saat itu, dia harus meninggalkan lapangan pada menit ke-28 setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Persija akhirnya mengakhiri laga away ke Bandung dengan kekalahan 0-2.
"Besok (hari ini) akan menjadi laga yang emosional. Saya pikir salah satu hal penting yang harus dikontrol adalah emosi para pemain. Sebab, pada leg pertama, ketika mendapatkan kartu merah, sulit bagi kami untuk top performance. Jadi, saya akan mengatakan kepada para pemain bahwa sangat penting untuk mengontrol emosi," tegas mantan pelatih Ratchaburi FC itu.
Penjaga gawang Persija Andritany Ardhiyasa setuju dengan instruksi sang pelatih. Mengontrol emosi sangat penting agar Persija bisa menjaga peluang untuk mengalahkan Persib. Menurut pemain yang akrab disapa Bagol itu, kemenangan atas Persib harus diraih.
"Ini untuk memangkas jarak antara kami dengan mereka di papan klasemen. Jadi, besok (hari ini) kami akan memberikan segalanya untuk Persija dan para suporter," tegasnya.
Di sisi lain, Bojan Hodak, pelatih Persib, menilai pertandingan melawan Persija akan mendapat sorotan banyak orang. Menurut dia, pertandingan Persija melawan Persib adalah laga besar di sepak bola Asia Tenggara.
"Saya pun tidak perlu memotivasi para pemain. Sebab, semuanya ingin bermain pada laga ini. Kami siap sratus persen. Tentunya, sebagai pelatih, kami ingin tiga poin. Tidak ada target lain," ucap pelatih asal Kroasia itu.
Terkait statistik Persib yang belum pernah kalah di tandang dan Persija yang belum pernah kalah dalam laga home, Bojan tidak mau menengok catatan itu. "Dalam laga derbut seperti ini, rekor itu tidak berarti banyak," tandasnya. (*)
Statistik performa di Liga 1 2024-2025

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
