Rivalitas Persija dan Persib sudah terbangun sejak dahulu kala. (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
JawaPos.com - Asisten pelatih Carlos Pena di Persija Jakarta, Ricky Nelson menegaskan bahwa Macan Kemayoran belum mengibarkan bendera putih dalam pesaingan juara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Persija disebut bakal menjadikan duel kontra Persib Bandung untuk bangkit.
Persija Jakarta saat ini menempati peringkat ketiga dalam klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025. Manan Kemayoran mengumpulkan 39 poin dalam 22 pertandingan yang dijalani.
Perolehan angka Persija Jakarta terpaut satu angka dari Dewa United FC yang ada di posisi kedua, dan sepuluh poin dari Persib Bandung selaku pemuncak klasemen.
Posisi tersebut merupakan penurunan, mengingat sebelumnya Persija Jakarta ada di posisi kedua. Bahkan Macan Kemayoran sempat hanya selisih empat angka saja dari Persib Bandung.
Namun, rentetan hasil negatif dalam tiga laga terakhir membuat Persija turun. Macan Kemayoran hanya mampu main imbang dengan Persis Solo (3-3) dan PSBS Biak (2-2), serta kalah dari Dewa United FC (1-2) pekan lalu.
Kondisi itu membuat posisi Persija Jakarta dalam persaingan gelar juara Liga 1 2024/2025 kian berat. Apalagi Carlos Pena sempat menyatakan bahwa target timnya musim ini adalah empat besar.
Pun begitu, Persija Jakarta ternyata tak sepenuhnya menyerah. Ricky Nelson selaku tangan kanan Carlos Pena, menyatakan bahwa misi dan semangat Macan Kemayoran dalam berburu gelar belum padam.
"Belum (mengibarkan bendera putih dalam persaingan gelar juara) lah. Rileks aja. Jalan terus," kata Ricky Nelson sambil tertawa kecil.
Ricky Nelson sadar bahwa margin 10 angka bukan kondisi yang bagus. Tapi, dia menyatakan bahwa Persija tetap yakin dan menatap kompetisi pertandingan demi pertandingan.
Persija, disebut Ricky Nelson, bakal mengerahkan segala kemampuan yang ada agar bisa dapat tiga poin tiap laga. Termasuk saat melawan Persib Bandung akhir pekan nanti.
Dalam duel yang akan dilangsungkan di Stadion Patriot Candrabhaga pada Minggu (16/2), Persija Jakarta akan berusaha sekeras mungkin dapat poin penuh.
"Seperti yang selalu disampaikan pelatih, kita harus melihat game by game, sekarang kita poin 39, semoga besok tiga poin, jadi 42," jelas Ricky.
"Yaa pelan-pelan kita kejar, walaupun beda 6-9 poin, masih ada 12 game, semoga masih bisa terkejar," pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
