Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Februari 2025 | 16.56 WIB

Laga Kualifikasi Piala Dunia Semakin Dekat, Erick Thohir Ungkap Alasan Utama Menunjuk Patrick Kluivert sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berfoto dengan Sekjen KNVB Gijs de Jong saat bertemu di Kampus KNVB di Belanda pada Senin (27/1). (ANTARA)

JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert sudah kembali ke Indonesia untuk mempersiapkan laga lanjutan kualifikasi piala dunia putaran ketiga zona Asia.

Bersama dua asistennya, yaitu Alex Pastoor dan Denny Landzaat, Kluivert mulai memantau sejumlah pemain yang akan ia panggil untuk membela Timnas, antara lain dengan menonton laga Persija kontra PSBS Biak akhir pekan lalu.

Hingga kini, sejumlah suara minor masih terdengar di tengah pecinta sepak bola Tanah Air terkait dengan penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia

Hal itu karena  mantan penyerang Barcelona itu dianggap kurang mumpuni dalam membawa Tim Garuda mencapai Piala Dunia 2026. Namun, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir punya alasan tersendiri mengapa dia menunjuk Kluivert.

"Karena dia punya team work (kerjasama tim). Kami semua menilai, tidak hanya Patrick, tetapi juga Alex (Pastoor), Gerald (Vandenberg) bahwa team work adalah elemen penting dalam sebuah tim, karena kami tidak hanya membentuk tim untuk saat ini saja, tetapi juga untuk beberapa tahun kedepan, jadi kerjasama tim sangat diperlukan," ungkap Erick Thohir dalam podcast pada akun YouTube The Haye Way.

Baginya, Kluivert seperti potongan puzzle yang tepat untuk melengkapi tiga aspek yang harus dimiliki sebuah tim jika ingin terus berkembang.

"Kami punya program yang bagus (untuk Timnas), pemain yang berkualitas, dan kini kami punya tim kepelatihan yang bagus juga. Ketiganya tidak dapat dipisahkan, karena kalau hanya salah satu saja, maka akan timpang," imbuhnya.

Ketiga aspek tersebut kini sudah dipenuhi oleh PSSI, namun Erick tentu tidak mau puas begitu saja. Maka dari itu pihaknya juga bekerja sama dengan federasi sepakbola Belanda (KNVB) untuk semakin meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.

"Sebenarnya tujuan saya bertemu dengan KNVB adalah menjembatani hubungan antara Indonesia dengan Belanda, tidak hanya dalam hal sepak bola, tetapi juga bidang lain. Hanya saja, karena saya datang disini (sebagai Ketua Umum), maka kami lebih fokus dalam membahas sepak bola," tutur Erick.

"Jadi dalam hal ini PSSI tentu ingin belajar dari KNVB karena kini sepak bola semakin berkembang termasuk sepak bola Indonesia dalam dua tahun terakhir, mulai dari manajemen federasi, liga, wasit (termasuk pemberlakuan VAR di Liga 1), dan peluang lolos ke Piala Dunia," imbuhnya lagi.

Erick menyadari bahwa untuk lolos ke Piala Dunia tentu tidaklah mudah, namun ia tetap yakin Timnas Indonesia bisa mencapai putaran final Piala Dunia dengan komposisi tim yang ada saat ini.

"Saya percaya kami masih punya peluang lolos ke Piala Dunia, karena saya adalah orang yang ambisius terhadap hasil. Apalagi sekarang bisa dibilang Indonesia sedang dalam generasi emas sepak bola, misalnya hampir lolos ke Olimpiade, dengan beberapa pemain naturalisasi keturunan Belanda, dan sekarang mereka juga turut membantu Timnas Indonesia senior, jadi yang terpenting mereka bisa mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya demi hasil yang memuaskan, karena ini adalah momentum yang tepat (untuk menuju piala dunia)," imbuhnya lagi.

Sebagai informasi, mengutip dari Antara, ada enam program yang akan diterapkan sebagai hasil kerjasama PSSI dengan KNVB.

Pertama, pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan keterampilan serta keahlian individu yang terlibat dalam sepak bola Indonesia.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore