Persija Jakarta saat ini tetap di peringkat ketiga klasemen Liga 1 2024/2025 tapi menempel ketat Persebaya Surabaya dan Persib Bandung. (Dok. Media Persija)
JawaPos.com - Persaingan di papan atas Liga 1 2024/2025 kian memanas seiring dengan kebangkitan Persija Jakarta yang berhasil memperkecil jarak dengan dua rivalnya, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Kemenangan telak 2-0 atas Persita Tangerang pada Sabtu (19/1) menjadi bukti nyata keseriusan Macan Kemayoran dalam perburuan gelar juara musim ini.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Persija menunjukkan dominasi mereka melalui gol-gol yang dicetak oleh duo mematikan, Marko Simic di penghujung babak pertama (45+2') dan Rayhan Hannan yang memastikan kemenangan di menit ke-69. Tambahan tiga poin ini membuat Persija semakin mantap di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 37 poin dari 19 pertandingan.
Momentum kebangkitan Persija hadir di saat yang tepat ketika kedua rivalnya justru mengalami periode sulit. Persib Bandung, yang sebelumnya tampil impresif dengan rekor 18 pertandingan tak terkalahkan, akhirnya mencatatkan kekalahan perdana mereka di tangan Dewa United (17/1). Kekalahan ini bukan hanya menghentikan rentetan hasil positif Maung Bandung, tetapi juga menggambarkan tren menurun performa tim asuhan Robert Alberts yang gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.
Nasib serupa dialami Persebaya Surabaya yang justru mencatatkan hasil lebih mengkhawatirkan. Kekalahan 0-2 dari Malut United menandai rekor buruk tiga kekalahan beruntun bagi pasukan Green Force. Meski masih bertahan di posisi runner-up klasemen dengan 37 poin, posisi Persebaya kini terancam serius oleh kebangkitan Persija yang memiliki poin sama namun unggul head-to-head berkat kemenangan 2-1 pada pertemuan November 2024 lalu.
Menariknya, Persija masih menyimpan satu pertandingan yang belum dimainkan dibandingkan kedua rivalnya. Ini berarti peluang Macan Kemayoran untuk memuncaki klasemen masih terbuka lebar, mengingat jarak mereka dengan Persib di puncak klasemen hanya terpaut tiga poin atau setara dengan satu kemenangan.
Persaingan di papan atas semakin menarik dengan hadirnya tim-tim potensial lain seperti PSM Makassar, Persik, dan Dewa United yang mengintai di posisi 4-6 klasemen. Ketiga tim ini masing-masing mengoleksi 31 poin dan siap memanfaatkan setiap kesalahan dari trio teratas.
Memasuki fase kritis kompetisi, konsistensi akan menjadi kunci utama bagi tim-tim papan atas. Persib dituntut untuk segera bangkit dari periode minor mereka, sementara Persebaya harus memutus rentetan kekalahan yang mengkhawatirkan. Di sisi lain, Persija perlu mempertahankan momentum positif mereka jika ingin serius dalam perburuan gelar juara.
Dengan masih tersisa sekitar 15-16 pertandingan lagi hingga akhir musim, drama persaingan di papan atas Liga 1 diprediksi akan semakin sengit. Setiap poin akan menjadi sangat berharga, dan tim yang mampu menjaga konsistensi serta mental juaralah yang akan keluar sebagai pemenang di akhir musim.
Selebrasi dua pemain Persija, Witan Sulaeman (kiri) dan Ryo Matsumura (kanan) saat melawan Barito Putera, Jumat (10/1). (Dok. @persija)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
