
Bonek selaku pencinta Persebaya Surabaya punya kebanggaan terhadap tim kesayangan. (Media Persebaya)
JawaPos.com – Bonek maupun Bonita menyuarakan isi hati mereka setelah dilarang pihak Kepolisian Polresta Surakarta. Mereka tak diperbolehkan berkunjung ke Solo mendukung tim kesayangan Persebaya Surabaya saat dijamu PSS Sleman di Stadion Manahan, Sabtu (11/1).
Fakta ini cukup disayangkan karena Bonek sejatinya memiliki hasrat mendukung langsung tim kesayangan di Kota Batik. Apalagi, mereka memiliki antusiasme bahwa Green Force bakal memenangi laga tersebut.
Namun, mereka tetap tak diperbolehkan datang ke Solo. Pihak Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan dari PSS Sleman dan Persis Solo pun tak dapat berbuat banyak.
Dua panpel itu sejatinya welcome atas kehadiran Bonek di Solo. Sikap itu sebagai bentuk balas budi atas keramahan Bonek terhadap pendukung PSS Sleman saat berkunjung ke Persebaya.
Namun, pihak panpel tak dapat berbuat banyak ketika pihak kepolisian setempat masih berkeberatan dengan adanya suporter tamu yang away ke Solo.
Pihak kepolisian masih berpedoman kepada larangan suporter away dari LIB yang belum dicabut. Apalagi, sanksi tegas bakal diterapkan kepada suporter tamu yang nekat datang ke Solo, seperti dipulangkan meski telah memiliki tiket pertandingan. Konsekuensi terberat adalah menahan suporter tamu di Kantor Kepolisian hingga berakhirnya pertandingan.
Karena itu, diharapkan kerja sama agar suporter tamu tak berkunjung ke Solo nanti. Mereka ingin pertandingan berjalan kondusif tanpa adanya sanksi yang bakal menimpa para Bonek.
Larangan ini membuat Bonek menyuarakan unek-unek mereka lewat unggahan di akun fanbase @persebayafans.27. “Di kota lain sulit untuk smua suporter tamu.... Tapi di surabaya kalian smua suporter dari mana aja pasti aman dan slalu welcome.... Karena suroboyo slalu punya kata kata mutiara YAITU WANI JOGO SUROBOYO... INTINE#datang dengan sopan kalian aman... This is suroboyo.... Efek 2 suporter yg slalu bikin ulah yg lainnya kena imbas nya...” tulis @ahm***
“Arep blonjo nang pasar klewer kok dilarang,” ungkap @ali***
“Peraturan di buat itu untuk di langgar,nek ngene trus pasti onok sesuatu,mboh ngenteni arema stadion e dadi mboh piye baru isok away iku pastiii,nek ngene trus garai perpecahan antar suporter gak malah damai delok dewe kan,” ucap @ren***
“Masio dilarang aku wes pasti nng solo soale jalur cuan sementara iki nng kono ters ben sore yo penggaweane joging nng komplek std Manahan,” cetus @ada***
“Nek ws onok statemen ngene yaopo carane atii-atiine kudu di tingkatkan maneh lurr. seng mokso budal monggo tapi ojo sampe gae rugi siapapun termasuk dirimu. eman ne ws mokso berangkat tapi kecekel polisi nde kunu,” tegas @muk***

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
