Shin Tae-yong bersama Ketum PSSI Erick Thohir. (Instagram/ErickThohir)
JawaPos.com - Setelah lima tahun menjadi pelatih, Shin Tae-yong resmi diberhentikan dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers pada Senin (6/1).
Keputusan ini membawa duka tersendiri bagi pecinta sepak bola Indonesia. Shin Tae-yong telah menjadi sosok yang dekat di hati masyarakat berkat berbagai pencapaiannya bersama skuad Garuda. Peningkatan performa Timnas Indonesia di kancah internasional menjadi salah satu warisan penting dari kepemimpinannya.
Atmosfer dukungan yang diberikan para suporter di setiap laga kandang menunjukkan besarnya penghormatan kepada pelatih asal Korea Selatan ini. Namun, masa jabatan lima tahun terasa berlalu begitu cepat, meninggalkan jejak prestasi dan kebanggaan.
Shin Tae-yong kini bergabung dalam deretan pelatih Timnas Indonesia dengan masa jabatan terlama. Berikut ini adalah daftar pelatih yang pernah memimpin Timnas Indonesia dalam periode panjang:
Antun "Toni" Pogacnik merupakan pelatih asal Kroasia yang menjabat selama sembilan tahun, menjadikannya pelatih dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Timnas Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, sepak bola Indonesia mencatat pencapaian bersejarah, termasuk menahan imbang Uni Soviet 0-0 di perempat final Olimpiade Melbourne 1956.
Meski kalah di pertandingan ulang, hasil tersebut dianggap prestasi membanggakan kala itu. Antun juga membawa Timnas Indonesia meraih medali perunggu pada Asian Games 1958 di Tokyo. Masa jabatan Antun berakhir pada tahun 1963, meninggalkan warisan besar bagi sepak bola tanah air.
Shin Tae-yong memulai kiprahnya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 28 Desember 2019. Dalam lima tahun masa baktinya, Shin berhasil membawa banyak perubahan positif bagi sepak bola nasional, termasuk peningkatan peringkat FIFA Timnas Indonesia secara signifikan.
Salah satu momen bersejarah di bawah kepemimpinannya adalah kemenangan 2-0 melawan Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meskipun belum mempersembahkan trofi besar, pencapaiannya mencerminkan progres nyata bagi Timnas Indonesia. Pada 6 Januari 2025, PSSI resmi mengakhiri kerjasamanya dengan Shin Tae-yong.
Erents Alberth Mangindaan, atau yang dikenal sebagai Opa Mangindaan, adalah sosok penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. Ia tak hanya menjabat sebagai pelatih Timnas, tetapi juga dikenal sebagai salah satu pendiri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 19 April 1930.
Opa Mangindaan pernah menjadi asisten pelatih Antun Pogacnik pada Olimpiade Melbourne 1956, saat Indonesia menahan Uni Soviet dengan skor 0-0. Sebagai pelatih kepala, ia memimpin Timnas Indonesia selama empat tahun, memperkuat fondasi sepak bola nasional.
Pelatih asal Inggris, Peter White, memimpin Timnas Indonesia selama tiga tahun. Salah satu pencapaiannya adalah membawa Timnas Indonesia melaju ke final Piala AFF 2004. Sayangnya, di partai puncak, Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura.
Namun, masa jabatannya berakhir dengan kurang memuaskan setelah Timnas Indonesia gagal lolos dari fase grup Piala AFF 2007. Meski demikian, kontribusinya tetap diingat sebagai bagian dari perjalanan panjang sepak bola nasional.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
