
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya memetik pelajaran berharga dari kekalahan di kandang Bali United Sabtu (28/12). Khususnya bagi pelatih Persebaya Paul Munster. Kekalahan kedua di putaran pertama membuka matanya jika Green Force masih punya titik lemah yang nyata.
Munster menerangkan bahwa di laga melawan Bali United, banyak pemainnya tampil di bawah performa terbaik. ‘’Saya kecewa karena itu terjadi di laga besar,’’ tuturnya.
Mantan pelatih Bhayangkara FC itu menjelaskan membutuhkan pemain yang bisa jadi game changer. Bisa mengubah permainan dalam pertandingan.
‘’Di laga lawan Bali United, kami tidak punya pemain yang bersinar di babak kedua. Jadi kami tidak bisa cetak (membalas) gol,’’ lanjutnya.
Dia ingin di putaran kedua nanti, permainan Green Force lebih baik. Tidak melempem di laga-laga krusial. ‘’Jadi saya harap kami bisa membawa wajah baru di paro kedua. Kami menatap sisa kompetisi dengan wajah baru,’’ tegasnya.
Di awal putaran kedua nanti, Munster menegaskan akan ada pemain baru. Begitu juga dengan 17 klub lain di Liga 1. ‘’Kami masih punya waktu. Bagi saya evaluasinya jelas dan mudah,’’ ungkapnya.
Menurut dia, pemain baru yang dibawa nanti punya tugas yang cukup berat. Selain menambah kekuatan Persebaya, pemain baru harus bisa bersinar di saat dia membutuhkan. ‘’Saya membutuhkan mereka (pemain baru) agar ada kompetisi dalam tim. Kami harus segera berubah,’’ ujarnya.
Di luar itu, Munster menuturkan cukup puas dengan penampilan Bruno Moreira dkk sepanjang putaran pertama. Mereka bisa mengakhiri putaran pertama di papan atas. ‘’Kami mengakhiri putaran pertama dengan 37 poin, tentu itu bagus. Tapi kami harus tambah terus,’’ terangnya. (rid/ady)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
