Persebaya Surabaya siap libas Persik Kediri pada pekan ke-14 Liga 1 Indonesia. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya baru saja meraih kemenangan dramatis atas Arema FC dalam laga bertajuk Derbi Jawa Timur di pekan ke-13 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (7/12), Green Force menang tipis 3-2 lewat perjuangan sengit sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini menjadi momen krusial bagi Persebaya Surabaya untuk memperkukuh posisi di puncak klasemen sementara. Tim asuhan Paul Munster kini telah mengumpulkan 30 poin, unggul enam angka dari pesaing terdekat, Persija Jakarta.
Meski tampil heroik, tim pelatih Persebaya Surabaya menyadari masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Uston Nawawi, asisten pelatih Persebaya Surabaya, mengapresiasi kerja keras tim sekaligus menegaskan perlunya evaluasi ke depan.
"Alhamdulillah, perjuangan rekan-rekan pemain luar biasa. Meski sempat unggul 2-0, kami harus bekerja keras setelah Arema menyamakan kedudukan menjadi 2-2," ujar Uston Nawawi seusai laga.
Gol kemenangan Persebaya Surabaya lahir melalui eksekusi penalti di menit-menit akhir pertandingan. Penalti ini menjadi penentu tiga poin penuh sekaligus mengamankan rekor tak terkalahkan Green Force di Liga 1 musim ini.
Namun, Persebaya Surabaya tak bisa terlalu lama larut dalam euforia kemenangan besar ini. Jadwal padat di bulan Desember sudah menanti dengan laga Derbi Jatim berikutnya melawan Persik Kediri pada Rabu (11/12).
Pertandingan melawan Persik akan kembali digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi Persebaya Surabaya untuk menutup 2024 dengan performa maksimal di kandang.
Tantangan berat datang dari absennya kapten tim, Bruno Moreira, yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu merah. Peran penting Bruno sebagai kreator serangan tentu akan dirindukan oleh tim dalam laga Derbi Jatim ini.
Paul Munster harus memutar otak untuk meracik strategi tanpa kehadiran pemain yang dikenal sebagai "raja gocek" di Persebaya Surabaya. Alternatif seperti menempatkan Francisco Rivera atau Rashid Mohammed sebagai pengatur serangan bisa menjadi pilihan.
Selain melawan Persik Kediri, Persebaya Surabaya juga akan menghadapi laga-laga berat lainnya di bulan ini. Setelah menjamu Persik, Green Force dijadwalkan bertandang ke markas Semen Padang pada Minggu (15/12) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan melawan Semen Padang akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, yang dikenal memiliki atmosfer sulit bagi tim tamu. Persebaya Surabaya harus menjaga konsistensi agar bisa terus mendulang poin penting di papan atas klasemen.
Selanjutnya, Persebaya Surabaya akan kembali ke Gelora Bung Tomo untuk meladeni kekuatan Borneo FC pada Jumat (20/12). Laga kandang ini menjadi peluang besar bagi Green Force untuk menambah tiga poin sebelum jeda akhir tahun.
Tantangan terakhir pada Desember adalah menghadapi Bali United pada Kamis (28/12) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Duel melawan Bali United selalu menjadi laga panas karena kedua tim dikenal memiliki rivalitas tinggi.
Desember memang menjadi ujian berat bagi skuad Persebaya Surabaya dengan jadwal yang begitu padat. Tim pelatih harus cermat dalam melakukan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran seluruh anggota skuad.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
