Marselino Ferdinan harus dapat tempat utama di Oxford United untuk mengembangkan pengalaman dan kemampuannya di Liga Inggris. (Instagram @timnasindonesia)
JawaPos.com — Marselino Ferdinan, mantan wonderkid Persebaya Surabaya, kini menghadapi tantangan besar dalam karier sepak bolanya di Eropa. Setelah bergabung dengan Oxford United pada musim panas, ia belum juga mendapatkan kepercayaan untuk tampil reguler di tim utama.
Pemain berusia 20 tahun itu sebelumnya sempat merasakan kegagalan di klub Belgia, Deinze, yang membuatnya mencari pelabuhan baru di Inggris. Namun, minimnya kesempatan bermain di Championship mengancam perkembangan bakat besar yang dimilikinya.
Situasi ini tidak hanya berdampak pada karier klubnya, tetapi juga memengaruhi posisinya di Timnas Indonesia. Sebelum laga melawan Arab Saudi, Marselino hanya menjadi starter satu kali dari lima pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, Marselino membungkam semua keraguan dengan performa luar biasa saat Indonesia mengalahkan Arab Saudi 2-0 di Gelora Bung Karno. Ia mencetak dua gol yang tidak hanya memastikan kemenangan penting, tetapi juga mengembalikan kepercayaan Shin Tae-yong untuk memberinya peran utama.
"Saya berdoa dan berharap agar kami dapat bermain dengan baik dan memperoleh hasil yang kami inginkan," ujar Marselino setelah pertandingan.
Pernyataan ini menjadi bukti ia masih memiliki potensi besar untuk bersinar jika diberikan kesempatan bermain yang cukup.
"Sebelum pertandingan ini, saya belum mencetak banyak gol dan belum bisa masuk dalam susunan pemain inti. Namun, saat ini, saya merasa siap dan mampu bermain sejak awal.”
"Saya pencetak gol alamiah, jadi ketika saya mencetak gol pertama, itu adalah hal yang sangat penting karena saya merasa terbebas dari tekanan atau beban apa pun.”
"Sejak saat itu, saya mampu bermain sesuai kemampuan saya."
Gol pertama Marselino ke gawang Arab Saudi menjadi momen penting untuk memecahkan tekanan yang selama ini membebani dirinya. Gol tersebut juga menjadi pembuktian ia adalah pencetak gol alami yang hanya butuh kepercayaan untuk menunjukkan kualitasnya.
Tidak hanya mencetak dua gol, Marselino juga menjadi motor serangan yang membuat Arab Saudi kerepotan sepanjang pertandingan. Dominasi penguasaan bola oleh Arab Saudi tidak cukup untuk meredam agresivitas dan efektivitas Marselino dan rekan-rekannya.
"Saya mencetak gol malam ini, tetapi itu berkat kerja keras para pemain dan semua orang di tim," tambah Marselino.
"Kami juga mengikuti instruksi pelatih Shin, serta beradaptasi dengan perubahan taktisnya.”
"Apa yang kami rencanakan dan laksanakan malam ini benar-benar sempurna."

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
