Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 November 2024 | 18.45 WIB

Indonesia Kalah dari Jepang, Rekor Buruk Shin Tae-yong atas Samurai Biru Bertambah

Shin Tae-yong usai laga Timnas Indonesia melawan Jepang. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

 
 
JawaPos.com - Tim Nasional Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Jumat (15/11) kemarin. Bermain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jay Idzes dkk. takluk empat gol tanpa balas.
 
 
Keempat gol Jepang ke gawang Marteen Paes antara lain diciptakan oleh Justin Hubner yang melakukan gol bunuh diri, Minamino, Morita, dan Sugawara.
 
Hasil ini membuat peluang Indonesia semakin berat untuk lolos ke putaran final piala dunia karena mereka berada di posisi juru kunci Grup C dengan koleksi tiga poin.
 
Tak hanya itu, kekalahan dari Jepang tersebut juga menambah rekor buruk pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong saat menghadapi tim Samurai Biru.
 
Selama menjadi pelatih tim senior, pelatih yang akrab disapa STY ini sudah tiga kali bersua Jepang, dimana secara total, ia menang sekali dan kalah dua kali.
 
Satu-satunya kemenangan STY atas Jepang adalah di turnamen East Asian Championship (semacam turnamen AFF Cup untuk wilayah Asia Timur) pada 2017.
 
Kala itu, ia menangani Korea Selatan dan sukses mengalahkan Jepang dengan skor telak 4-1. Keempat gol dari Korea Selatan dicetak oleh Shin-wook Kim (dua gol), Woo-young Jung, dan Ki-hun Yeom. Satu-satunya gol Samurai Biru dicetak oleh Yu Kobayashi.
 
Lalu, STY bersua kembali dengan Jepang saat sudah menangani tim nasional Indonesia. Pertemuan itu terjadi pada laga akbar Piala Asia 2023 yang digelar tahun ini.
 
Laga yang digelar pada 24 Januari lalu itu berakhir untuk kemenangan Samurai Biru dengan skor 3-1. Ayasi Ueda mencetak dua gol dan satu lagi oleh gol bunuh diri Justin Hubner. Sedangkan satu-satunya gol Tim Garuda diciptakan oleh Sandy Walsh.
 
Optimis empat besar
 
STY sendiri setelah kekalahan atas Jepang kemarin (15/11) masih optimis bisa mencapai empat besar agar setidaknya bisa play off menuju piala dunia.
 
“Memang dari awal saya targetkan peringkat tiga atau empat untuk play-off, jadi masih ada harapan. Untuk itu, saya dan para pemain akan berusaha lebih baik lagi,” kata STY seperti dikutip dari Antara.
 
Pada pertandingan tersebut Indonesia sebenarnya memulai pertandingan dengan baik dan membuat dua peluang melalui Ragnar Oeratmangoen dan umpan silang mendatar kiriman Kevin Diks.
 
Sayangnya justru Jepang lah yang mencetak gol dan menurut STY hal itu merubah kondisi pertandingan.
 
“Memang tidak mudah bagi pemain menjaga levelnya sampai (laga) selesai, 90 menit. Akan tetapi, di awal kita dapat peluang yang sempurna. Namun tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Ragnar Itu yang jadi penyebab kita kalah. Jika kita bisa mencetak gol lebih dulu, hasilnya pasti berbeda,” urainya. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore