Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 September 2024 | 22.37 WIB

Terkuak Alasan Penting Mbak Rara Tidak Dipakai di MotoGP Mandalika 2024

Pawang hujan Rara Isti Wulandari melakukan ritual saat hujan mengguyur Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022). ANTARA/Andika Wahyu - Image

Pawang hujan Rara Isti Wulandari melakukan ritual saat hujan mengguyur Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022). ANTARA/Andika Wahyu

JawaPos.com — Mbak Rara, pawang hujan legendaris yang terkenal di MotoGP Mandalika 2022, dipastikan tidak diperbantukan lagi untuk mencegah hujan di MotoGP Mandalika 2024. Keputusan ini diumumkan oleh Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024, Troy Warokka, menjelang puncak balapan pada Minggu, 29 September 2024.

Sejak pertama kali hadir di Sirkuit Mandalika pada 2022, nama Mbak Rara mendunia karena aksinya menghentikan hujan deras sebelum balapan dimulai. Aksi itu disiarkan langsung ke seluruh dunia dan menjadikan Mbak Rara viral, terutama di kalangan penggemar MotoGP.

Pada edisi 2024 ini, panitia memutuskan untuk tidak menggunakan jasa Mbak Rara lagi. Mereka memilih menyerahkan seluruh urusan cuaca kepada Tuhan dan meminta masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan agar cuaca bersahabat saat balapan berlangsung.

Troy Warokka menegaskan bahwa seluruh event besar seperti MotoGP Mandalika selalu berada dalam lindungan Tuhan. Menurutnya, setiap orang memiliki kepercayaan dan keyakinan masing-masing, sehingga yang terbaik adalah menyerahkan segalanya kepada Tuhan.

“Kita berdoa meminta agar dibantu. Alhamdulillah, beberapa kali rasanya kami dibantu, event-event seperti ini semua dibantu," ujar Direktur Komersial PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) Troy Reza Warokka.

Sirkuit Mandalika sendiri telah diselimuti cuaca panas terik selama tiga hari berturut-turut sejak Kamis. Meski demikian, ramalan cuaca memprediksi kemungkinan hujan akan turun pada Minggu sore, tepat saat balapan utama MotoGP dimulai pukul 15.00 WIB.

Kehadiran hujan di Mandalika membuat banyak orang teringat akan kejadian pada MotoGP 2022. Saat itu, hujan lebat disertai petir melanda area sirkuit, memaksa balapan ditunda hingga hujan mereda.

Di tengah kekhawatiran, Mbak Rara melakukan ritual penangkal hujan di sekitar paddock. Hujan pun berangsur reda, dan balapan akhirnya bisa dilanjutkan, berkat bantuan Mbak Rara yang dikenal ahli dalam mengendalikan cuaca.

Aksi Mbak Rara saat itu menjadi momen ikonik yang tidak akan dilupakan oleh penggemar MotoGP di Indonesia maupun dunia. Namun, meski jasanya diakui, MotoGP Mandalika 2024 tidak akan melibatkan Mbak Rara sebagai pawang hujan.

Troy menegaskan bahwa pihak penyelenggara yakin acara akan berlangsung aman dengan dukungan doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap doa-doa tersebut bisa membawa cuaca yang bersahabat selama jalannya balapan.

"Yang paling penting adalah aman. Walaupun beberapa pembalap juga mau kalau hujan yah hujan, karena jagoan lintasan basah," ujarnya.

Beberapa pembalap, menurut Troy, bahkan lebih suka jika balapan dilakukan dalam kondisi hujan. Mereka adalah pembalap yang handal di trek basah dan senang bertarung di kondisi yang menantang.

Pada 2023, MotoGP Mandalika sudah mulai tidak menggunakan jasa Mbak Rara. Meski demikian, Mbak Rara masih hadir di sirkuit sebagai tamu undangan dari salah satu perusahaan motor yang memiliki tim balap di MotoGP.

Saat itu, Mbak Rara hanya hadir sebagai penonton dan tidak melakukan ritual penangkal hujan. Namun, ia sempat memprediksi pemenang MotoGP, dan prediksinya ternyata tepat dengan kemenangan Francesco Bagnaia.

Panitia MotoGP Indonesia 2024 mengambil pendekatan yang lebih spiritual dengan tidak lagi mengandalkan pawang hujan. Mereka merasa lebih nyaman menyerahkan semuanya kepada Tuhan dan alam.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore