
Francisco Rivera jadi pemain termahal dan kunci bagi Persebaya Surabaya saat menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. (Instagram @cachisrivera)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mengamankan tiga poin dalam laga tandang melawan PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. Dengan kemenangan tipis 1-0, Green Force semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Kemenangan tersebut juga menjadi kali kedua Persebaya Surabaya mencuri poin penuh di stadion yang sama, setelah sebelumnya mengalahkan Persita Tangerang dengan skor identik.
Meski hanya menang tipis, laga tersebut membuktikan soliditas tim asuhan Paul Munster, terutama di sektor pertahanan. Kadek Raditya, Slavko Damjanovic, Mikael Tata, dan Ardi Idrus tampil taktis dalam menjaga gawang yang dikawal Andhika Ramadhani.
Berkali-kali, mereka mampu membendung serangan bertubi-tubi dari PSBS Biak yang dimotori oleh Rivaldo Ferre dan Arganaraz. Persebaya Surabaya bermain defensif di babak kedua, menunjukkan kekompakan yang mampu membungkam lawan meski mendapat tekanan berat.
Namun, fokus kini sudah bergeser ke laga pekan ketujuh Liga 1 Indonesia 2024/2025, di mana Persebaya Surabaya akan menghadapi Dewa United. Laga ini dipastikan tak hanya soal adu taktik antar pelatih, tetapi juga pertarungan seru antar pemain bintang dari kedua tim.
Yang paling menarik adalah duel antara dua pemain termahal di laga tersebut: Francisco Rivera dari Persebaya Surabaya dan Alexis Messidoro dari Dewa United. Kedua gelandang ini tak hanya memiliki harga pasar yang fantastis, tetapi juga kemampuan individu yang mengesankan. Bagaimana kontribusi mereka terhadap klub masing-masing di laga krusial ini?
Francisco Rivera, gelandang serang asal Meksiko, resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada Juli 2024. Pemain kelahiran San Luis Potosí ini membawa harapan besar bagi Green Force dengan pengalaman internasionalnya dan visi bermain yang luar biasa.
Di usianya yang menginjak 30 tahun, Rivera masih menunjukkan kelincahan serta ketajaman dalam memberikan umpan kunci dan menciptakan peluang dari lini tengah. Rivera yang dominan dengan kaki kiri, memiliki harga pasaran yang saat ini mencapai Rp7,39 miliar.
Meskipun baru bergabung dengan Persebaya Surabaya, Rivera langsung menjadi salah satu pilar utama di lini serang tim. Kemampuannya dalam mengatur serangan, membuka ruang, dan menyuplai bola ke penyerang seperti Malik Risaldi, membuatnya menjadi salah satu gelandang paling diperhitungkan di Liga 1 saat ini.
Kecerdasannya dalam membaca permainan menjadi kekuatan utamanya. Di laga melawan Dewa United nanti, Rivera diprediksi akan menjadi otak di balik setiap serangan Persebaya Surabaya.
Di kubu lawan, Dewa United juga memiliki pemain bintang di lini tengah bernama Alexis Messidoro. Gelandang asal Argentina ini bergabung dengan Dewa United pada Juli 2024 dengan kontrak yang berlaku hingga 2026.
Seperti Rivera, Messidoro juga membawa pengaruh besar bagi timnya. Pemain yang memiliki tinggi badan 1,71 meter ini memiliki harga pasar yang bahkan lebih tinggi dari Rivera, yaitu Rp7,82 miliar.
Baca Juga: Strategi Kampanye Ridwan Kamil-Suswono: Bareng Istri hingga Manfaatkan Medsos
Messidoro, yang dominan dengan kaki kanan, dikenal memiliki akurasi umpan yang tinggi serta kemampuan melepaskan tendangan jarak jauh yang mematikan. Di usianya yang masih 27 tahun, dia masih berada di puncak performanya.
Pemain kelahiran Buenos Aires ini selalu tampil memukau dalam beberapa laga terakhir Dewa United, menjadi motor serangan yang tak henti-hentinya mengeksploitasi celah di pertahanan lawan. Di laga melawan Persebaya Surabaya, Messidoro diharapkan akan memainkan peran kunci dalam membawa Dewa United mencuri poin dari Surabaya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
