Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Juni 2026 | 04.23 WIB

Miris, Ambulans Milik Bonek Disaster Rescue Team (BDRT) di Rusak dan Mendapatkan Intimidasi Saat Bertugas Mengantar Jenazah

Ambulans milik bonek dirusak diduga dilakukan oknum masyarakat. (Istimewa) - Image

Ambulans milik bonek dirusak diduga dilakukan oknum masyarakat. (Istimewa)

JawaPos.com - Sebuah insiden yang melibatkan ambulans relawan terjadi di Kota Surabaya pada dini hari. Ambulans BDRT (Bonek Disaster Response Team) yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan mengantar jenazah dilaporkan mengalami penghadangan, intimidasi, hingga kerusakan kendaraan yang diduga dilakukan sejumlah oknum.

Peristiwa tersebut terjadi saat tim Ambulans BDRT 27 merespons permintaan bantuan warga untuk melakukan penjemputan jenazah dari wilayah Sambiarum, Kelurahan Sambikerep, menuju rumah duka di kawasan Manukan Tohirin, Kelurahan Manukan Kulon.

Berdasar keterangan yang disampaikan pihak BDRT, tim berangkat sekitar pukul 00.15 WIB. Dalam perjalanan menuju lokasi, kondisi lalu lintas cukup padat karena ribuan suporter yang sedang melakukan konvoi di sejumlah ruas jalan Kota Surabaya.

Meski demikian, perjalanan ambulans sempat mendapat bantuan dari sejumlah Bonek yang berada di jalur konvoi. Mereka membantu membuka akses jalan agar kendaraan yang membawa misi kemanusiaan tersebut dapat melintas lebih cepat menuju lokasi tujuan.

Namun situasi berubah ketika ambulans melintas di kawasan Jalan Diponegoro. Di lokasi tersebut, tim ambulans mengaku dihadang sekelompok orang di tengah jalan.

Tidak hanya menghadang laju kendaraan, sejumlah oknum tersebut juga diduga melakukan tindakan intimidatif kepada pengemudi dan kru ambulans yang sedang bertugas. Kondisi itu membuat perjalanan ambulans sempat terhambat.

Insiden kemudian berlanjut dengan adanya dugaan perusakan terhadap kendaraan ambulans. Berdasar laporan yang diterima, spion sebelah kiri mengalami kerusakan, sementara bagian bamper depan juga mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.

Peristiwa ini menuai perhatian karena ambulans saat itu sedang menjalankan tugas sosial untuk membantu proses pengantaran jenazah. Banyak pihak menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum yang terlibat dalam insiden tersebut.

Sejumlah anggota dan pendukung Bonek turut mengecam kejadian tersebut. Mereka menilai tindakan yang mengganggu kendaraan darurat, terlebih yang sedang membawa misi kemanusiaan, tidak mencerminkan semangat solidaritas yang selama ini dijunjung oleh komunitas suporter Persebaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore