
Kiper Persebaya, Ernando Ari bertekad kembali meraih clean sheet dan juga kemenangan. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya punya torehan apik. Mereka jadi tim dengan catatan clean sheet terbanyak di Liga 1 musim ini. Total sudah tiga laga yang dilalui Green Force tanpa kebobolan.
Catatan yang ingin dipertahankan kala menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, nanti malam (live Indosiar pukul 19.00 WIB). Kiper Persebaya Ernando Ari Sutaryadi percaya diri gawangnya akan kembali “perawan”. Dia yakin bisa mempertahankan catatan apik tersebut.
“Saya akan usahakan itu (meraih clean sheet). Karena kalau berhasil clean sheet, saya jadi pemain yang paling bahagia,” kata kiper 22 tahun itu. Kebetulan, Persebaya punya catatan bagus atas Persis. Mereka belum terkalahkan dalam empat bentrokan terakhir kontra Laskar Sambernyawa.
Green Force meraih satu kemenangan dan tiga hasil imbang. Masalahnya, Persebaya selalu kebobolan dalam tiga pertemuan terakhir dengan Persis. Belum lagi, tim tamu datang dengan kondisi bagus. Mereka baru saja menang telak 4-0 atas Madura United (13/9).
Moussa Sidibe jadi yang paling berbahaya. Dia mencatatkan brace di laga itu. Sudah begitu, ada Sho Yamamoto dan Ripal Wahyudi. Sebagai mantan, keduanya paham betul kekuatan Green Force.
“Kami memang teman di luar lapangan. Tapi saat di dalam lapangan, kami saling hajar. Karena kami ingin terus meraih kemenangan,” tegas Ernando.
Pelatih Persebaya Paul Munster tahu kalau mantan pemain bisa jadi ancaman. Apalagi Sho mencetak gol dalam pertemuan terakhir kontra Persebaya pada 13 Desember 2023 lalu.
“Saya tahu Ripal, sementara Sho saya belum pernah bertemu. Tapi saya sudah melihat mereka bermain. Saya sudah tahu bagaimana cara menghentikan mereka,” tegas pelatih 42 tahun itu.
Munster meminta anak asuhnya untuk tetap waspada. Sebab, Persis juga pasti sudah menyiapkan antisipasi untuk melawan Green Force.
“Ini Liga 1. Di Indonesia, setiap laga kondisinya pasti berbeda dengan sebelumnya. Jadi kami harus siap dengan strategi lawan yang berganti. Makanya, kami juga butuh dukungan penuh dari suporter,” terang Munster.
Dukungan suporter memang sangat penting. Sebab, pelatih Persis Milomir Seslija punya catatan apik setiap bertemu Persebaya. Dia selalu menang dalam dua bentrokan terakhir melawan Green Force.
Yakni ketika membawa PSM Makasaar menang 3-1 di Liga 1 2021-2022. Lalu menang 2-1 bersama Borneo FC pada musim berikutnya.
“Tapi di Liga 1, tidak ada laga yang bisa diprediksi. Catatan di atas kertas tidak bisa dijadikan acuan,” kata Milomir Seslija.
Karena itu, dia yakin bisa membendung misi clean sheet tuan rumah. “Tentu kami sudah punya pendekatan yang berbeda untuk bisa mencetak gol. Sama seperti laga away sebelumnya, kami tidak akan bermain defensif. Kami akan tetak agresif,” tegasnya.
Justru, yang membuat Milo khawatir adalah Francisco Rivera. Pemain asal Meksiko itu dianggapnya sebagai kunci permainan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
