
Hendri Susilo. (Instagram/@semenpadangfcid)
JawaPos.com – Semen Padang kembali menelan kekalahan ketiga dalam lanjutan Liga 1 musim ini. Kekalahan itu membuat Penasihat Semen Padang, Andre Rosiade, murka.
Tim berjuluk Kabau Sirah memang tak berkutik ketika menghadapi tuan rumah Malut United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (13/9) sore. Semen Padang menyerah 1-2.
Semen Padang bahkan tertinggal dua gol lebih dulu lewat gol Jorge Ivan Correa pada menit ke-45+1, dan penalti Victor Mansaray pada menit ke-79. Sementara gol hiburan Kabau Sirah tercipta melalui Cornelius Steward pada menit ke-85.
Kekalahan itu membuat Semen Padang tercecer di peringkat 15 dengan tiga poin, atau satu tingkat di atas zona merah Madura United, Persis Solo, dan PSS Sleman.
Fakta itu membuat kritikan terhadap kinerja Coach Hendri Susilo mulai menggelembung, bahkan tak sedikit yang memintanya untuk meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala Semen Padang.
Salah satu yang paling vokal adalah Andre Rosiade. Politisi sekaligus mertua Pratama Arhan itu mengharapkan adanya perubahan dalam staf pelatih.
Permintaan itu tak lepas dari hasil buruk Kabau Sirah di kandang Malut United. Andre geram melihat performa tim kebanggaannya, di mana kekalahan di Bantul di luar ekspektasinya.
Anggapan itu cukup dimaklumi, karena Semen Padang memiliki rekor pertemuan lumayan apik kontra Malut United saat masih berkecimpung di Liga 2 musim lalu.
“Banyak sekali kesalahan-kesalahan individu yang terjadi sepanjang pertandingan. Pemain terlihat kebingungan karena tak ada striker,” papar Andre.
Andre makin geram melihat performa Semen Padang di babak kedua, di mana koordinasi antarpemain kurang berjalan apik. Bahkan, tak jarang pemain Semen Padang bermain secara individual. Lini tengah juga kurang padu. Fakta ini yang membuat Kabau Sirah harus meratapi kekalahan tersebut.
Karena itu, ayah dari Azizah Salsha ini meminta manajemen Kabau Sirah melakukan perombakan di staf kepelatihan. Dia mendesak itu agar kondisi tim bisa seimbang, karena percuma jika dilakukan (perubahan) di tengah musim.
Andre meminta manajemen mencari pelatih baru, karena Semen Padang butuh perubahan ke arah yang lebih baik.
Sementara Hendri Susilo enggan menjawab soal desakan tersebut. Dia lebih menyoroti kesalahan para pemainnya dalam menjalankan game plan di laga tersebut.
Dia kecewa karena para pemainnya bermain kurang padu. “Bukan karena skema lawan atau taktikal lawan. Ini murni kesalahan dari pemain secara individu,” ungkapnya.
Walau begitu, Hendri Susilo enggan menyebut siapa pemain yang dimaksud. Dia hanya akan melakukan evaluasi permainan setelah kekalahan dari Malut United.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
