
Pemain Timnas Indonesia merayakan gol ke gawang Arab Saudi. Pelatih Shin Tae-yong menyebut proses transisi menjadi senjata utama skuad Garuda. (PSSI/GSI)
JawaPos.com – Shin Tae-yong mengungkap kunci keberhasilan Timnas Indonesia mencuri poin dari Arab Saudi. Dia menyebut skuad Garuda dapat satu angka berkat strategi transisi yang dipersiapkan berjalan dengan sesuai ekspektasi.
Timnas Indonesia membuat kejutan saat menghadapi Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah. Jay Idzes dan kolega berhasil memaksa tuan rumah bermain imbang 1-1 pada laga pembuka putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Jumat (6/9) dini hari tadi.
Timnas Indonesia bukan hanya berhasil mengimbangi Arab Saudi, melainkan sempat dalam posisi unggul. Ya, Garuda unggul lebih dulu dalam laga dini hari tadi berkat gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-17.
Namun, keunggulan tersebut tak mampu dipertahankan Timnas Indonesia. Arab Saudi berhasil membalas saat injury time babak pertama lewat Musab Fahz Aljuwayr, yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-45+3.
Shin Tae-yong selaku pelatih kepala menyatakan, Timnas Indonesia bisa mendapatkan satu angka karena sudah mempelajari Arab Saudi dengan baik. "Secara personal selaku mantan pemain dan pelatih, saya memiliki banyak pengalaman mengenai Arab Saudi," katanya usai laga.
"Jadi, saya bisa memberikan arahan kepada para pemain bagaimana cara kami bermain melawan mereka," imbuh Shin Tae-yong.
Strategi yang disiapkan oleh Shin Tae-yong tersebut adalah menjadikan transisi sebagai senjata utama, yakni transisi dari bertahan ke menyerang dan sebaliknya.
"Kami menaruh lima bek di belakang ketika bertahan. Namun, ketika menyerang, kami berubah ke posisi tiga bek. Lalu, kami juga bisa menggunakan bek sayap kami (untuk menyerang)," ungkapnya.
Dalam laga dini hari tadi, Shin Tae-yong memang menaruh lima pemain saat Timnas Indonesia untuk bertahan. Mereka adalah Sandy Walsh, Rizky Ridho, Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, dan Calvin Verdonk.
Sementara saat menyerang, bek yang tersisa hanyalah Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Nathan Tjoe-A-On. Sementara Sandy Walsh di sisi kanan dan Calvin Verdonk di sisi kanan melakukan overlap untuk membantu lini tengah dan serang Garuda.
Selain transisi mulus yang dilakukan oleh para pemain bertahan, Shin Tae-yong juga mengatakan bahwa trio lini depan Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, dan Witan Sulaeman turut berperan penting dalam hasil imbang kontra Arab Saudi dini hari tadi.
"Salah satu alasan lainnya mengapa kami bisa tampil baik melawan Arab Saudi karena penyerang kami ikut serta membantu bertahan secara baik," jelas Shin Tae-yong.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong menyatakan bahwa semua strategi itu dapat berjalan baik berkat persiapan yang bagus. Di satu sisi adanya Roberto Mancini sebagai pelatih kepala Arab Saudi jadi motivasi tambahan bagi Garuda dalam mempersiapkan tim.
"Saya ingin mengapresiasi Mancini dengan sejarahnya dan tentunya seorang pelatih yang ternama. Sehingga, itu jadi salah satu alasan kami berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan sebaik yang kita bisa," pungkasnya.
Hasil imbang melawan Arab Saudi membuat Timnas Indonesia untuk sementara berada di urutan keempat dalam klasemen sementara Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan koleksi satu angka. Perolehan angkanya sama seperti Arab Saudi, namun Garuda kalah poin kedisiplinan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
