
Kedatangan Slavko Damjanovic melengkapi lini belakang Persebaya Surabaya yang dihuni oleh Kadek Raditya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus melanjutkan persiapan matang menjelang pertandingan krusial melawan Persita Tangerang pada 14 September 2024. Setelah libur sejak Minggu (25/8), Green Force kembali menggelar latihan sore pada Jumat (30/8), di bawah arahan pelatih Paul Munster dan seluruh staf kepelatihannya. Latihan tersebut diikuti oleh 17 pemain yang hadir, fokus memulihkan kondisi fisik serta mental pasca liburan.
Meski beberapa pemain andalan absen karena berbagai alasan, seperti Ernando Ari yang tengah memperkuat Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia, Mohammed Rashid yang membela Timnas Palestina, dan Catur Pamungkas yang masih dalam masa pemulihan cedera, Persebaya Surabaya tetap semangat dalam sesi latihan ini. Selain itu, bek tengah Slavko Damjanovic juga absen karena sedang menyelesaikan urusan di negara asalnya, Montenegro.
Pelatih Paul Munster menyadari pentingnya memberikan jeda istirahat kepada para pemainnya untuk menjaga kebugaran fisik dan mental. Ia menekankan bahwa waktu libur dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain untuk menjaga kondisi fisik mereka.
“Memberi pemain libur secara khusus akan menambah kebugaran fisik dan mental mereka. Mereka memanfaatkan libur dengan baik, sekarang kami kembali latihan. Perlahan membangun lagi intensitas,” ujar Paul Munster.
Sesi latihan yang berlangsung selama 90 menit tersebut fokus pada pengembalian kondisi fisik para pemain dengan intensitas yang relatif rendah. Meskipun demikian, seluruh pemain terlihat antusias dan menikmati latihan tersebut. Selain kebugaran fisik, tim pelatih juga memastikan bahwa kadar lemak tubuh para pemain tetap terjaga selama masa liburan. Sebelum latihan dimulai, tim pelatih memeriksa body fat seluruh pemain, memastikan bahwa setiap pemain telah mengikuti program latihan mandiri yang diberikan saat liburan.
"Kami telah mencatat semua body fat mereka, jauh lebih baik dari pada sebelumnya. Pemain telah melakukan latihan mandiri untuk menjaga kebugaran tersebut,” jelas Paul Munster, memberikan pujian atas profesionalisme para pemainnya.
Di balik persiapan teknis dan fisik, Persebaya Surabaya memiliki catatan impresif ketika menghadapi Persita Tangerang di Liga 1 Indonesia. Berdasarkan statistik dari enam pertemuan terakhir, Green Force berhasil meraih 4 kemenangan dan 2 hasil imbang, tanpa sekalipun tersentuh kekalahan. Rasio kemenangan Persebaya Surabaya terhadap Persita mencapai 67 persen, sebuah catatan yang mentereng bagi tim kebanggaan Bonek. Tidak hanya itu, mereka juga mencatat surplus gol yang signifikan, dengan mencetak 12 gol lebih banyak dibandingkan Persita dalam enam laga tersebut, serta total 14 poin yang berhasil diraup.
Dominasi Persebaya Surabaya atas Persita Tangerang ini bukan hanya sekedar angka. Dalam setiap pertandingan, Green Force selalu menunjukkan superioritas mereka, baik dari segi permainan maupun mental bertanding. Green Force ini selalu mampu menghadapi tekanan dengan tenang dan mengontrol jalannya pertandingan melawan tim berjuluk Pendekar Cisadane itu. Strategi para pelatih Persebaya Surabaya sebelumnya dalam menghadapi tim-tim seperti Persita pun terbukti efektif, di mana Persebaya Surabaya kerap kali memanfaatkan kelemahan lawan untuk meraih kemenangan.
Namun, meski memiliki rekor yang sangat baik, Persebaya Surabaya tidak boleh lengah. Persita Tangerang, yang kini dilatih oleh pelatih berkualitas, Fabio Lefundes, tentunya tidak ingin terus berada di bawah bayang-bayang Persebaya Surabaya. Tim tersebut juga tengah mempersiapkan strategi baru untuk memutus rekor buruk mereka ketika bertemu dengan Green Force. Dengan jadwal pertandingan yang semakin padat dan tekanan yang meningkat seiring berjalannya kompetisi, pertandingan melawan Persita ini bisa menjadi salah satu ujian terberat Persebaya Surabaya di awal musim.
Di sisi lain, para pendukung setia Persebaya Surabaya, Bonek, tentu menaruh harapan besar agar tim kebanggaan mereka mampu mempertahankan dominasi atas Persita Tangerang. Kemenangan di laga ini bukan hanya sekedar tiga poin, tetapi juga simbol keperkasaan Persebaya Surabaya di hadapan para pendukungnya. Apalagi, pertandingan nanti juga menjadi ajang pembuktian bagi beberapa pemain kunci yang telah menunjukkan performa gemilang di pekan-pekan awal Liga 1 Indonesia musim ini, seperti Bruno Moreira dan Mohammed Rashid.
Dengan catatan tak terkalahkan dalam pertemuan sebelumnya, Persebaya Surabaya tentunya memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Mereka akan kembali bertumpu pada pemain-pemain kunci yang sudah terbukti bisa membuat perbedaan di lapangan. Meski absennya beberapa pemain karena tugas tim nasional dan cedera bisa sedikit mengganggu persiapan, Paul Munster dan tim pelatih tetap optimis bisa meraih hasil positif di laga ini.
Pertanyaannya sekarang, apakah Persebaya Surabaya bisa mempertahankan dominasi tersebut dan melanjutkan tren positif mereka? Ataukah Persita Tangerang mampu mematahkan rekor buruk mereka dan meraih kemenangan pertama atas Green Force?
Tentu saja, semua mata akan tertuju pada pertandingan ini. Persita Tangerang memiliki tekad besar untuk mengubah sejarah, sementara Persebaya Surabaya akan berjuang keras untuk menjaga rekor sempurna mereka melawan Pendekar Cisadane. Ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang menjaga harga diri dan prestise di hadapan para pendukung setia.
Pada akhirnya, semua akan bergantung pada persiapan kedua tim, strategi yang diterapkan di lapangan, serta mentalitas para pemain. Satu hal yang pasti, baik Persebaya Surabaya maupun Persita Tangerang akan memberikan yang terbaik di pertandingan tersebut, dan para penggemar sepak bola Indonesia akan disuguhi dengan laga yang seru dan penuh tensi.
Kemenangan akan menjadi hadiah manis bagi Persebaya Surabaya, sementara Persita akan berusaha keras untuk membalikkan keadaan. Apakah Green Force akan melanjutkan dominasinya? Atau Persita Tangerang akan membuat kejutan besar? Semua akan terjawab pada 14 September mendatang.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
