JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa yang solid meski harus puas dengan hasil imbang tanpa gol melawan Malut United pada pertandingan pekan kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pertandingan yang digelar dengan tensi tinggi di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, itu berakhir tanpa gol. Namun hasil tersebut cukup untuk mengantarkan Persebaya naik ke posisi kedua klasemen sementara.
Tak lama berselang, Yance Sayuri dari Malut United berhasil menusuk dari sisi kanan pertahanan Persebaya. Tusukannya cukup membahayakan, namun tembakan yang dilepaskannya keluar dari gawang. Beruntung bagi Persebaya, hakim garis sudah mengangkat bendera offside, sehingga ancaman tersebut tidak berbuah gol. Kedua tim terus menunjukkan permainan saling serang, namun hingga 15 menit pertama berlalu, belum ada peluang yang benar-benar mengancam kedua penjaga gawang.
Momentum penting terjadi di menit ke-19 ketika kiper Malut United, Muhammad Fahri, melakukan penyelamatan krusial. Ia berhasil memotong umpan silang berbahaya dari pemain Persebaya, yang nyaris dikonversi menjadi gol. Meskipun Persebaya Surabaya beberapa kali mencoba menembus pertahanan Malut United melalui umpan-umpan silang dari flank kanan yang dikirim oleh Francisco Rivera, bola masih sulit menjangkau target. Salah satu peluang terbaik tercipta di menit ke-23, ketika Flavio Silva nyaris memanfaatkan umpan Rivera, namun sayangnya bola justru keluar lapangan dan hanya berbuah tendangan gawang bagi Malut United.
Kedua tim sama-sama menunjukkan kesulitan untuk merobek jala lawan, meski intensitas pertandingan tetap tinggi. Menit ke-29, Alfan Suaib dari Persebaya mendapat peluang emas setelah menerima umpan panjang dari Mohammed Rashid. Bola yang diarahkan ke gawang masih bisa ditepis oleh Muhammad Fahri, menghasilkan sepak pojok bagi Persebaya. Hingga cooling break diberikan oleh wasit di menit ke-30, belum ada gol yang tercipta.
Menjelang akhir babak pertama, Malut United nyaris mencetak gol melalui tembakan bebas di menit ke-35 setelah Ardi Idrus melakukan pelanggaran di luar kotak penalti. Tendangan bebas tersebut dieksekusi oleh Yacob Sayuri, namun Ernando Ari lagi-lagi tampil gemilang dengan menggagalkan peluang tersebut. Persebaya Surabaya hampir memecah kebuntuan di menit ke-42 melalui Bruno Moreira yang menerima umpan terobosan dari Flavio Silva. Namun, sepakannya masih bisa diantisipasi oleh Muhammad Fahri. Francisco Rivera juga hampir mencetak gol di menit ke-43, tetapi upayanya masih melambung di atas mistar gawang.
Babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0, meskipun tambahan waktu empat menit telah diberikan. Kedua tim gagal memanfaatkan peluang yang ada dan harus masuk ruang ganti tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Malut United melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Tatsuro Nagamatsu untuk menggantikan Pramoedya Putra. Langkah ini menunjukkan bahwa Malut United tidak ingin kehilangan momentum dan berusaha meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, di menit ke-47, Yacob Sayuri justru mendapatkan kartu kuning setelah melanggar Arief Catur Pamungkas. Sementara itu, Persebaya Surabaya juga melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Kasim Botan menggantikan Alfan Suaib di menit ke-49, berharap dapat menambah daya gedor di lini serang.
Namun, pertandingan tetap berlangsung dengan tensi tinggi dan tanpa gol. Pada menit ke-54, Arief Catur Pamungkas terpaksa ditarik keluar setelah mengalami cedera, digantikan oleh Mikael Tata yang diharapkan dapat menambah kekuatan di lini depan Persebaya. Di menit ke-56, Yacob Sayuri dari Malut United kembali mendapatkan peluang, namun koneksi bola dengan rekan setimnya gagal mengubah peluang menjadi gol. Hal serupa juga dialami Francisco Rivera dari Persebaya di menit ke-57, ketika sepakan first timenya hasil umpan dari Mikael Tata melenceng dari sasaran.
Memasuki menit ke-60, kedua tim masih kesulitan untuk mencetak gol meskipun beberapa peluang berbahaya sudah tercipta. Malut United melakukan pergantian pemain ganda di menit ke-62, dengan Adriano Castanheira dan Manahati Lestusen ditarik keluar, digantikan oleh Frets Butuan dan Jorge Correa, dalam upaya mencari gol penentu.
Hingga menit ke-75, skor masih tetap 0-0, meskipun baik Malut United maupun Persebaya Surabaya terus berusaha memecah kebuntuan. Pergantian pemain kembali dilakukan oleh Persebaya di menit ke-76, dengan Andre Oktaviansyah masuk menggantikan Gilson Costa, sementara Malut United menarik Yacob Sayuri dan memasukkan Victor Mansaray.
Ketegangan semakin memuncak ketika Ardi Idrus dari Persebaya mendapatkan kartu kuning di menit ke-78 setelah melanggar pemain Malut United. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit di menit ke-90, tidak ada gol yang tercipta dari kedua tim. Hasil imbang tanpa gol ini memastikan bahwa Persebaya Surabaya mengumpulkan 4 poin dari dua pertandingan awal mereka di Liga 1 Indonesia 2024/2025, cukup untuk membuat mereka naik ke posisi kedua di klasemen sementara.
Meskipun gagal meraih tiga poin penuh, hasil ini tetap memberikan posisi yang cukup menguntungkan bagi Persebaya Surabaya di papan atas klasemen. Dengan pertahanan yang solid dan beberapa peluang yang diciptakan, Persebaya menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di puncak klasemen meskipun ada beberapa kendala di lini serang yang harus segera diperbaiki oleh pelatih. Sementara itu, Malut United juga patut diapresiasi atas pertahanan kokoh mereka yang berhasil meredam serangan demi serangan dari Persebaya, meski harus puas dengan satu poin di kandang sendiri.
Liga 1 Indonesia 2024/2025 masih panjang, dan hasil ini menjadi evaluasi penting bagi kedua tim dalam menghadapi laga-laga selanjutnya. Bagi Persebaya Surabaya, mempertahankan konsistensi permainan dan meningkatkan penyelesaian akhir menjadi kunci jika mereka ingin tetap berada di jalur perebutan gelar juara. Dengan potensi besar yang dimiliki, Persebaya Surabaya masih menjadi salah satu kandidat kuat untuk bersaing di papan atas Liga 1 musim ini.