
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, buka suara mengenai isu Malut United dan Adhyaksa FC. Dua klub Super League itu dikabarkan ganti nama dan markas untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027.
Rumor tersebut mencuat di media sosial pada Jumat (19/6). Dalam surat yang beredar, disebutkan kedua klub tersebut akan mengikuti Super League musim depan dengan nama baru sekaligus markas terbarunya.
Dalam surat yang beredar viral, Malut United disebut berganti nama menjadi Jateng United FC dan akan bermarkas di Stadion Jatidiri Semarang. Sementara Adhyaksa FC, yang merupakan tim promosi, berganti nama menjadi Persiter dan menjadikan Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, sebagai kandang mereka.
Mewakili I.League, Asep mengaku pihaknya sudah mendengar kabar tersebut. Bahkan kata dia, I.League telah menerima surat tembusan dari salah satu klub. Namun, ia tidak mengungkap klub yang dimaksud apakah Malut United atau Adhyaksa FC.
"Yang pasti kami berbicara dalam lingkup fungsi dan tata kelola sebuah organisasi sepak bola. Kalau secara spesifik memang kami belum mendapatkan sesuatu yang resmi. Namun, memang ada satu surat yang ditembuskan kepada kami terkait perubahan tersebut," kata Asep kepada wartawan di Jakarta, dikutip Minggu (21/6/2026).
"Sekali lagi, ada beberapa aspek organisasi yang memang harus dijalankan dan kami masih belum dalam otoritas untuk memberikan tanggapan secara langsung karena ada prosedur organisasi yang harus dilalui," tambahnya.
Asep menjelaskan perubahan nama hingga kandang merupakan hak dari setiap klub yang merupakan anggota PSSI. Namun, semuanya ada proses yang perlu dilalui. Terdapat mekanisme yang harus dijalani oleh klub yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan organisasi.
"Sebagai contoh ada hak, tadi, masing-masing anggota PSSI memiliki hak masing-masing apabila ingin melakukan perubahan dan lain sebagainya. Semua itu memiliki mekanisme tersendiri secara organisasi," jelas Asep.
Jika kabar tersebut benar, Malut United dan Adhyaksa FC siap-siap menerima konsekuensinya. Sebab, seluruh klub sebelumnya telah menjalani proses lisensi klub pada musim 2025/2026 yang dipergunakan untuk musim depan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
