Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 November 2016 | 19.06 WIB

Riedl Masih Simpan Dendam dengan Filipina dari Memori Buruk di Piala AFF 2014

Timnas harus kalah dari Thailand - Image

Timnas harus kalah dari Thailand

JawaPos.com - Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, masih memiliki dendam dengan Filipina dari memori buruk di Piala AFF 2014 lalu. Dia ingin membalasnya saat timnas Indonesia dijamu Filipina pada 22 November 2016 mendatang.



Pada 2014 lalu, Riedl memang dibikin malu pasukan Thomas Dooley. Kala itu, Indonesia harus takluk empat gol tanpa balas oleh Filipina.



Hasil ini tentu sangat mencoreng rekor Indonesia. Sebab, pada satu dakade sebelumnya, Filipina jadi lumbung gol bagi Skuat Garuda.



"Filipina tim yang bagus, 2014 lalu kami kalah telak. Kami harus membalasnya di kandang mereka," kata Alfred Riedl usai laga melawan Thailand kepada wartawan dalam rilisnya.



Riedl sendiri punya alasan saat mencadangkan Zulham Zamrun. Menurutnya, Zulham dalam beberapa laga kurang tampil maksimal.



"Karena saat melawan Vietnam dia kurang bagus. makanya kami coba Pora dan tadi kami lihat Pora mainnya lebih bagus," papar dia.



Hal senada juga dituangkan pemainnya, Rizky Pora. Kekalahan 2-4 dari Thailand, tak harus diratapi. Kini, Skuat Garuda membidik kemenangan lawan Filipina.



"Kami harus Fokus dalam dua laga terakhir. Teman-teman sudah memberikan kemampuan terbaiknya. Sayang, kami kalah melawan Thailand dan lengah saat sudah menyamakan kedudukan," ujar Pora memungkasi. (ies/JPG)

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore