Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Juni 2024 | 05.03 WIB

PSSI Ungkap Sejumlah Keputusan Penting Terkait Liga 1, Penggunaan Wasit Asing dan VAR

ILUSTRASI: Logo PSSI. PSSI bakal mengawal kasus pengaturan skor sampai tuntas - Image

ILUSTRASI: Logo PSSI. PSSI bakal mengawal kasus pengaturan skor sampai tuntas

JawaPos.com - PSSI mengeluarkan sejumlah keputusan penting menyambut Liga 1 yang akan bergulir pada Agustus mendatang. Dikutip dari Antara, dalam jumpa pers di Menara Danareksa Jakarta, Kamis (20/6) PSSI siap menggelar Liga 1 dengan menerapkan sejumlah regulasi yang sebelumnya telah berlaku.

Selain itu, jadwal pertandingan Liga 1 juga telah dirilis agar persiapan tim peserta bisa lebih matang. Berikut adalah sejumlah keputusan PSSI terkait Liga 1 musim 2024/2025.

1. Persib vs PSBS Biak jadi laga pembuka

Pertandingan antara juara bertahan Persib Bandung melawan juara Liga 2 2023/2024 PSBS Biak akan menjadi laga pembuka Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.

"Bahwa kick-off Liga 1 musim depan akan dilakukan 9 Agustus di Bandung, di mana Persib Bandung akan bertemu dengan juara Liga 2 musim lalu PSBS Biak," kata Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Ferry Paulus seperti dilansir dari Antara.

2. Sinkronisasi jadwal liga dengan agenda Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memastikan pihaknya dan PT Liga Indonesia Baru telah menyinkronkan jadwal kompetisi liga dengan agenda Tim Nasional Indonesia.

Erick mengatakan Liga Indonesia bisa saja dihentikan atau diliburkan saat tim nasional mengikuti suatu kompetisi. Namun, tidak menutup kemungkinan juga bahwa liga Indonesia tetap bergulir meski Timnas Indonesia bertanding.

"Setelah diskusi panjang, mapping berkali-kali, liga bersama PSSI, kini bisa dipastikan bahwa kalender tiga tahun ke depan, kemungkinan tidak ada perubahan lagi. Di mana ada slot untuk liga yang kita hormati, tetapi ada slot untuk timnas,” kata Erick.

3. Championship Series tidak digunakan lagi

Liga 1 musim 2024/2025 tidak akan menggunakan format Championship Series seperti pada Liga 1 musim lalu. Menurut PT Liga Indonesia Baru (LIB), format tersebut tidak digunakan lagi karena membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikan satu musim kompetisi.

"Sebenarnya bukan tidak baik ya (format Championship Series), ini banyak slot kebutuhan tim nasional yang harus dipenuhi," kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus.

4. Penerapan club licensing bagi kontestan Liga 1

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa penerapan club licensing dari PT LIB kepada klub-klub peserta Liga 1 akan tetap dilakukan agar klub-klub tanah air dapat mengikuti standar Asia.

“Tentang club licensing, tidak mungkin kita mau punya liga yang terpandang di Asia Tenggara, di Asia, tapi klubnya tidak standar,” kata Erick Thohir.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore